TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan Miras

/ Senin, 27 Juni 2016 / 11.58
TERNATE- Personel Satgas Yon Armed 12/Kostrad, kamis (24/06), berhasil menggagalkan penyelundupan 7 Karung berisi minuman keras (Miras) jenis cap tikus.

Diduga ratusan kantong Miras akan diselundupkan ke Ternate, diangkut dalam sebuah mobil truck yang dikemudikan oleh berinisial HL alias Hadyan (20), warga Desa Popilo Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara.

Kronologis penangkapan berawal saat 3 anggota Satgas Sertu Iswahyudi, Sertu Lukan dan Praka Manto tengah melaksanakan dinas jaga malam, sekitar pukul 04.50 Wit. Hadyan sopir yang membawa mobil Truck yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tobelo, Melihat hal tersebut Sertu Iswahyudi memerintahkan Anggotanya Praka Manto menghentikan kendaraan untuk menegur agar tidak ngebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Saat hendak menghampiri pengemudi, Praka Manto mencium aroma Miras yang sangat menyengat dari dalam Bak Truck tersebut, sehingga Praka Manto melaporkan kepada Komandan jaga yang diteruskan kepada Danki IV Kapten Arm Sapari, kemudian personel Satgas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut dan mendapatkan 7 karung Miras jenis Cap Tikus yang disembunyikan dibawah tumpukan pisang.

Kini barang bukti Miras beserta kendaraan diamankan di Pos Satgas sambil melakukan kordinasi dengan Pihak Kepolisian.

Menurut Haydan mengaku miras tersebut berasal dari Tobelo dan akan dikirimkan menuju Ternate, saat ini Barang Bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyidikan lebih lanjut.

Dalam keterangan Kapenrem 152/Babullah, Mayor Inf Anang Setyoadi, SE menyatakan penangkapan miras jenis cap tikus ini merupakan salah satu upaya dari pihak TNI, untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Maluku Utara tetap terjaga.

“ Iya, seperti yang kita ketahui miras merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya perkelahian antar kampung di Malut maupun pemicu tindak kejahatan kriminalitas lainnya”, katanya.

Sehingga pihak TNI berkomitmen untuk turut serta melakukan pemberantasan peredaran miras illegal di wilayah Maluku Utara, tuturnya. (Tim)
Komentar Anda

Berita Terkini