Agustus, Tim Pokja Revolusi Mental Pemprov Malut Terbentuk

/ Jumat, 29 Juli 2016 / 04.11
SOFIFI-  Bulan Agustus mendatang,   Tim Kelompok Kerja (Pokja) Revolusi mental Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) sudah dibentuk.

Hal ini disampaikan Ketua Pokja Revolusi Mental Kemenko PMK RI,  Marbawi,  usai menggelar sosialisasi pembentukan Gugus Tugas Revolusi mental yang dilaksanakan diruang rapat lantai IV Kantor Gubernur Malut gosale puncak di Sofifi, Rabu (28/7).
Menurut Ketua Pokja Revolusi mental Kemenko PMK RI, Marbawi, mengatakan pembentukan Gugus tugas revolusi mental merupakan program nasional gerakan revolusi mental yang dicanangkan di 34 provinsi di Indonesia, hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan tercapai 5 program Pemerintah yang diusung oleh Presiden Jokowi

“ Iya, target pencapaian mewujudkan 5 Porgram, yakni Indonesia yang Melayani, Bersih,Tertib,Mandiri dan Bersatu" tuturnya.

Lanjut Marwabi, ditahun 2016 dan 2017 telah diprioritaskan 3 program yaitu Indonesia Bersih,Tertib dan Melayani. Untuk prioritas di Provinsi Malut sendiri, tergantung permasalahan yang dihadapi terkait ketiga program prioritas nasional.

Dia menjelaskan, tentunya  masalah di daerahkan berbeda-beda dengan tantangannya, misalnya dari tiga item program yang prioritaskan secara nasional, apakah di Provinsi Malut permasalahan yang mendasar itu apa? baru di prioritaskan tergantung pada Gugus tugas yang akan terbentuk ini, ungkapnya.

Sementara itu, pembentukan Gugus tugas Revolusi mental provinsi Malut, setelah sosialisasi ini akan langsung di follow Up oleh Daerah dan pastikan Agustus mendatang sudah terbentuk.  lantaran tahun ini pembetukan Gugus tugas revolusi mental sudah terbentuk, karena programnya telah selesai dibahas oleh pemerintah.

" Sosialisasi tadi langsung ditangani daerah, untuk merekrut orang-orang yang masuk dalam gugus tugas ini, dengan landasan hukumnya memakai Peraturan Gubernur (Pergub)”, jelasnya.

Sementara Gubernur Malut, KH Abdul Gani Kasuba, ditunjuk langsung sebagai Ketua Pokja Revolusi mental “
"Secara otomatis Gugus ini akan dipimpin Gubernur untuk tingkat provinsi, sedangkan Kabupaten dan kota dipimpin Bupati dan Walikota, tambahnya (oen)

 
Komentar Anda

Berita Terkini