Gubernur Malut: Usulan Pergantian Sekda dan Pejabat Eselon II Pemkab Pulau Morotai Dibatalkan Mendagri

/ Kamis, 28 Juli 2016 / 04.32
SOFIFI-  Pengusulan pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) dan Pejabat eselon II yang dilakukan oleh Bupati Pulau Morotai Weni R Paraisu, Akhirnya  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membatalkan semua usulan.

Meskipun, Bupati Pulau Morotai sudah melakukan rotasi sejumlah pejabat termasuk jabatan Sekretaris Daerah  belum lama ini, namun dianggap yang bersangkutan tidak memiliki wewenang untuk melakukan mutasi jabatan dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai.

Hal ini dikatakan Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Ghani Kasuba kepada nusantaratimur.com, rabu (26/7). Menyatakan  usulan pejabat eselon II yang dilakukan oleh Bupati Morotai tidak memiliki wewenang untuk melakukan mutasi jabatan, apalagi sejumlah nama-nama yang diusulkan tidak memenuhi syarat sebagai mendudukiSekda dan pejabat eselon II  yang saat ini memimpin SKPD Kabupaten Pulau Morotai.

“ Iya, seluruh Pejabat eselon II maupun Sekda dibatalkan semua, Saya sudah menerima surat pembatalannya dari Kemendagri, pokoknya usulan Bupati Morotai semua bermasalah tidak penuhi persyaratan" ungkap Ghani Kasuba.

Ghani juga kesal dengan sikap Bupati Morotai, lantaran telah dinasehati berulang-ulang kali, tetapi arahan dan perintahnya tidak mau diabaikan.

" Saya sudah nasehat Bupati, semenjak dilantik di  Jakarta sampai kembali disini (Malut), jangan dulu melakukan rolling pejabat, tetapi memaksakan kehendaknya hasilnya seperti ini” kesalnya.

Selain itu,  apa yang dilakukan Bupati Morotai, kini telah diawasi oleh  Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Nasional. (oen)
Komentar Anda

Berita Terkini