Setubuhi Anak Dibawah Umur, Oknum Mahasiswa Ditahan Polisi

/ Jumat, 22 Juli 2016 / 04.52
TERNATE- Setubuhi anak dibawah umur, seorang mahasiswa di Ternate berinisial SA alias Adin, kini menekam di penjara Mapolsek Ternate Selatan, untuk mempertanggungkawabkan perbuatannya. Setelah mengagahi Mawar (15) nama semarang di salah satu rumah kos-kosan di Kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan, kamis (21/7).
Berikut kronologis kejadiannya, Mawar sebelum berangkat mengikuti les bahasa inggris, korban sempat minta ijin ke orang tuanya dengan alasan akan mengikuti les sekolah di Kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan.
Korban saat dijemput di tempat les oleh pamannya yang bersangkutan tidak ada Bahkan, paman korban menanyakan ke salah satu guru les korban, namun guru les mengatakan korban sudah 2 malam tidak mengikuti les, mendengar jawaban dari guru les korban. Paman mawar kemudian kembali ke rumah dan melaporkan kejadian ini ke orang tua mawar bahwa korban sudah dua malam tidak mengikuti les.
Mengetahui hal itu, pihaknya keluarga langsung mencari mawar dari informasi yang didapat dari teman korban, diketahui korban pernah dekat dengan seorang lelaki yang tak lain pacar korban. Sehingga keluarga korban mendatangi kos-kosan pelaku, ternyata keluarga korban menemukan mawar di kos-kosan pelaku.
Merasa tidak puas dengan perbuatan pelaku, keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Ternate Selatan.
Kanit Reskrim Polsek Ternate Selatan, Aiptu Haidun Diadi, saat ditemui Nusantaratimur.com, mengakui pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari keluarga mawar bahwa anak mereka sudah malam tidak pernah pulang ke rumah, setelah diselidiki mawar bersama seorang laki-laki yang diketahui seorang mahasiswa di salah satu kampus di ternate.
“ Iya, keluarga beserta korban datang untuk membuat laporan polisi, agar kasus ini diproses sesuai dengan hukum yang berlaku karena pelaku sudah menyetubuhi korban” tutur Haidun.
Usai menerima laporan dari keluarga korban Anggota Polsek Ternate Selatan, langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menjemput pelaku. karena ditakutkan jangan sampai terjadinya kontak fisik dari keluarga korban, saat ini pelaku sudah diamankan tahanan di Polsek Ternate Selatan.
Dengan adanya kejadian tersebut, Pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 1 jo pasal 76D UU NO.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (NR)
Komentar Anda

Berita Terkini