Dianggap Kurang Transparan Soal Anggaran, Lurah Marikurubu Didemo

/ Selasa, 23 Agustus 2016 / 02.34
TERNATE,Nusantaratimur.com- Dianggap kurang transparansi soal anggaran pembangunan di Kelurahan Marikurubu, ratusan warga Marikurubu, Kecamatan kota Ternate Tangeh, Maluku Utara.  menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Lurah Marikurubu, Senin (22/08/2016), sekitar pukul 09.40 WIT.

Dalam aksi tersebut, warga menuntut agar Lurah Marikurubu, Samsudin Asyura, segera membuat rapat dengan warga terkait untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban terhadap anggaran pembangunan di Kelurahan yang di pimpinnya.

Sementara Koordinator Aksi, Muhlis H. Hamid, kepada sejumlah wartawan menyatakan, aksi warga marikurubu meminta Lurah Marikurubu membuat rapat bersama warga menyampaikan laporan pertanggunggjawaban anggaran pembangunan, karena masyarakat menilai selama ini pihak kelurahan terkesan tertutup dan tidak transparan dalam mengelola anggaran pembangunan.

Lanjut Muhlis, warga juga mengendaki pembagian beras Raskin dibagikan secara merata kepada masyarakat. Selain itu, kami meminta   kepada Lurah Malikrubu jangan memandang remeh masyarakat yang ada di Malikrubu. Mengapa demikian,  Lurah Marikurubu sangat nepotisme, karena menggangkat Keluarganya memegang struktrur perangkat di Kelurahan Malikrubu seperti Ketua RT dan sebagainya.

" Kami warga meminta agar Kelurahan Malikrubu mengalami kemajuan, bukan nepotisme seperti yang dilakukan Lurah saat ini. pokoknya Kelurahan secepatnya melakukan rapat dengan masyarakat untuk membahas tuntutan warga" terang Muhlis.

Muhlis menjelaskan  pihak kelurahan harus mengadakan Rapat Pertanggungjawaban secara transparan di depan warga, terkait dengan anggaran kegiatan Pembangunan di Kelurahan Malikrubu, mulai dari tahun 2012 sampai 2016. Yakni Dana Pembanggunan Kelurahan (DPK) dan Dana Partisipasif sejak tahun 2012 sampai 2016 dan Dana Pembanggunan Lapangan Sepak Bola senilai Rp. 100 juta rupiah.

" Atas nama masyarakat Malikrubu meminta dengan hormat Ketua LPM Isman Said untuk membuat Laporan pertanggunjawaban kegiatan dari tahun 2012 sampai 2016, serta Lurah segera menggantikan Ketua LPM Kelurahan", ujarnya.

Dia menambahkan, jika tuntutan mereka tidak direalisasikan, maka kami menyampaikan aspirasi kepada Walikota Ternate agar mencopot Samsudin Asyura dari jabatannya sebagai Lurah Marikurubu, tandas Muhlis.
Mendengar aspirasi warga tersebut, pihak Kelurahan kemudian melakukan hearing dengan warga sekitar pukul 10.15 WIT. Alhasil, dalam hearing bersama Lurah Marikurubu, tuntutan warga akan diakomodir bahwa penyampaian pertanggungjawaban akan disampaikan besok malam pukul 20.00 WIT.

Pihak Kelurahan dihadapan massa aksi, berjanji akan mengundang seluruh masyarakat,  untuk melakukan rapat membahas pertanggungjawaban anggaran serta kegiatan lain yang sudah dilaksanakan oleh pihak Kelurahan Malikrubu. (rey)

 
Komentar Anda

Berita Terkini