Polsek Ternate Pulau, Terus Menyelidiki Siapa Pelaku Pembuang Janin Bayi Perempuan

/ Jumat, 05 Agustus 2016 / 03.33
TERNATE, Nusantaratimur.com- Polsek Ternate Pulau, bakal terus melakukan penyilidikan siapa pelaku yang tegah mengabrosi dan membuang bayinya dibuang pohon durian, Kelurahan Rua Kecamatan Ternate Pulau, Maluku Utara. Pada akhir bulan Juli lalu.

Kapolsek Ternate Pulau, Iptu Hamid  Yama, kepada nusantaratimur.com, kamis (4/8).  Dia mengatakan, pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki siapa pelaku yang membuang janin bayi tersebut yang di temukan oleh warga Dorpedu, dan saat ini polisi sedang melakukan investigasi siapa pelaku yang sebenarnya.

“ Kasus ini saya sudah perintahkan anggota saya, untuk mencari tahu siapa pemilik janin bayi, kami juga akan berkerjasama dengan pihak Puskesmas maupun Rumah Sakit, bila ada yang mencurigai agar segera dilaporkan, “ tutur Hamid.

Kata dia, janin bayi perempuan itu, sementara di evakuasi di Puskesmas Jambula untuk dilakukan pemeriksaan. bahkan, pihaknya telah menghubungi pihak RS Bhayangkara bersama Dokter Polisi Harry Andromeda. Untuk lakukan pemeriksaan secara fisik luarnya.

“ Kami akan mencari tahu siapa pemilik janin tersebut, lama atau cepat kami pasti menemukan pelakunya, “ ujarnya.

Berikut Kronologisnya, berawal dari salah satu warga  Dorpedu, Wiwid Syafrudin, pemilik pohon durian yang sedang mencari buah durian dikebun miliknya. Tiba-tiba yang bersangkutan melihat sebuah bungkusan kantong plastik berwarna Hitam ukuran besar yang diletakan tepatnya dipohon durian, melihat kantong plastik hitam wiwid merasa penasaran dengan kantong pastik yang ada di bawa pohon durian tersebut. Ia pun langsung membuka kantong plastik dan terkejut ternyata di dalam kantong plastik berisi sesosok janin bayi berumur 6 bulan yang masih lengkap dengan ari-arinya sudah tidak lagi bernyawa, lantaran takut Wiwid langsung melaporkan kejadian itu kepada Polsek Ternate Pulau, namun sebelum turun ke TKP Polsek Ternate Pulau  telah melakukan koordinasi dengan Puskemas untuk bersama-sama melakukan penanganan. (SA)
Komentar Anda

Berita Terkini