Sebanyak 43 Napi Rutan Labuha Halsel Dapat Remisi

/ Kamis, 18 Agustus 2016 / 23.06
HALSEL,Nusantaratimur.com- Sebanyak 43 Narapidana (Napi)  dari jumlah total 168 tahanan yang berada di Rutan Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mendapat remisi di Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke 71 tahun 2016. Dari 43 Napi yang mendapat remisi tersebut dengan masa tahanan yang bervariasi, mulai dari 10 tahun hingga 13 tahun.

Jumlah tersebut disampaikan, Kepala Cabang Rutan Labuha, Yugo I Wicaksi, pada upacara 17 Agustus yang berlangsung di halaman Rutan Labuha, yang dipimpin langsung oleh Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, selaku Inspektur Upacara. Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Halsel, dan undangan upacara, Yugo mengatakan, sebanyak 43 tahanan yang diberikan remisi pada 17 Agustus 2016 ini, berdasarkan Surat Keputusan dari Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia Repulik Indonesia, Nomor : W29-1951.PK.01.01.02 Tahun 2016, tentang pemberian remisi umum pada HUT Kemerdekaan.

Sementara Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Yasonna H. Laoly, bahwa sesuai dengan paradigma pemerintahan yang baru menuntut kerja nyata yang diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang kreatif, inovatif, orientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, Menkumham Yasonna H. Laoly, meminta seluruh jajaran kementrian Hukum dan HAM, sebagai abdi negara harus mampu mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja sebagai suatu gerakan modal yang disebut sebagai revolusi mental. Tidak hanya itu, revolusi mental juga mampu mengangkat kembali nilai-nilai strategis yang diperlukan oleh bangsa dan negara dalam menciptakan kesejahteraan rakyat.

Dihadapan sejumlah wartawan, sesaat setelah melaksanakan upacara di Rutan Labuha, Ia mengatakan. Bahwa, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merupakan bagian dari warga negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti dihormati dan dipenuhi, salah satunya adalah WBP juga memiliki hak pendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (remisi), yang telah diatur dalam undang-undang Nomor 12 tahun 1995 tentang permasyarakatan. Melalui remisi juga dapat mempercepat proses kembalinya pidana dalam kehidupan masyarakat.

Usai upacara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel, melalui Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, menyerahkan langsung satu unit mobil dinas ke Rutan Labuha, yang diterima langsung oleh Ketua Cabang Ritan Labuha, Yugo I Wicaksi. Untuk digunakan oleh pihak Rutan Labuha. (ctr)
Komentar Anda

Berita Terkini