SKPD Halsel Malas Hadiri Rapat Banleg Terpaksa Ditunda

/ Rabu, 17 Agustus 2016 / 02.25

HALSEL,Nusantaratimur.com- Rapat Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten Halsel, pada Senin (15/8) kemarin. Terpaksa dibatalkan, karena SKPD yang diundang tidak hadir.


Rapat yang dijadwalkan pada pukul 16.00 waktu setempat, molor hingga pukul 17.00. Karena dari jumlah SKPD yang diundang diantaranya Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dinas Kehutanan dan Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) Halsel, hanya dihadiri oleh Kepala Diknas Halsel, Saban Ali. Hal tersebut disesalkan Ketua Banleg DPRD Halsel, Arsad Sangaji.


"Kami sudah layangkan undang terkait dengan rapat ini, tapi kenyataanya tidak diindahkan, sehingga rapat dibatalkan," sesal Arsad.


Sementara rapat yang rencanannya digelar dalam rangka membahas terkait dengan sejumlah kewenangan yang dialihkan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut), dalam hal ini pengelolaan pendidikan SMA dan SMK, Pengelolaan pertambangan, pengelolaan perikanan dan kewenangan mengelola kehutanan. Dari sejumlah persoalan tersebut akan dibicarakan, namun sayangnya SKPD yang diundang tidak hadir dan rapat dibatalkan.


"Rapat ini, kita bicarakan soal sejumlah kewenangan yang bakal dialihkan ke Pemrov Malut, di sejumlah SKPD terkait," kata Arsad


Hal tersebut, Arsad menganggap SKPD terkait tampaknya tidak serius dan tidak menghargai undangan yang dilayangkan DPRD Halsel, padahal DPRD dan SKPD merupakan bagian dari mitra kerja. Masalah tersebut, Arsad, meminta kepada Bupati Kabupaten Halsel, Bahrain Kasuba, agar dapat mengevaluasi SKPD terkait, karena dianggap tidak mampu mengemban amanah yang diberikan, selaku pembantu bupati.


"Kami minta, agar SKPD yang tidak mengemban amanah bupati, dapat dievaluasi," tuturnya. (ctr)

Komentar Anda

Berita Terkini