Tagih Janji Presiden Jokowi, Bappeda Pemprov Malut Bolak-Balik Jakarta

/ Jumat, 05 Agustus 2016 / 02.28
SOFIFI, Nusantaratimur.com- Hampir setahun lebih Sofifi Ibukota Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, sebagai Kota baru Mandiri dan menjanjikan akan mengelontorkan anggaran senilai 3 triliun, untuk proses pembangunan infrastruktur, namun hingga kini belum terwujud.

Hal itu  terungkap dari pengakuan Wakil Gubernur Malut, M. Natsir Thaib,  kepada Nusantaratimur.com, senin (01/8). Dia menyatakan semenjak Sofifi dicanangkan dengan resmi oleh Presiden Jokowi, pada saat kunjungan pertamanya di Maluku Utara bulan Juli tahun 2015 lalu.

Akan tetapi, Kata Wagub Pemprov Malut telah dijanjikan anggaran senilai 3 triliun oleh Pemerintah Pusat,  namun sampai ini melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malut, telah tiga kali mengajukan proposal untuk mendapatkan anggaran yang dijanjikan  oleh Presiden, untuk proses pembangunan ibukota Sofifi.

" Kami Pemprov melalui Bappeda,  sudah tiga kali bolak-balik ke Jakarta antar proposalnya,  namun hasilnya nihil" tutur M. Natsir Thaib.

Wagub juga beranggapan,  Kementerian-Kementerian terkait tidak mampu menjabarkan instruksi Presiden,  padahal Presiden adalah simbol negara.

" Ini mungkin, Kementerian-kementerian terkait tidak mampu menjabarkan instruksi pak Presiden, Padahal kita dipemerintahan ini selalu patuh apa kata atasan, apalagi ini pak Presiden bicara langsung di masyarakat" imbuhnya.

Kata dia,  apabila janji Presiden Jokowi akan mengucurkan sebesar Rp 3 triliun tidak terrealisasi, maka pembangunan Kota Baru Mandiri di Ibukota Sofifi tidak akan pernah terwujud dan hanya menjadi mimpi masyarakat Malut.

" Bagimana kita mau wujudkan apa yang pak Presiden sudah canangkan kalau, janji tiga triliun itu tidak ada sampai sekarang, ini berarti masyarakat jangan bermimpi lihat Kota baru itu" tuturnya. (Oen)
Komentar Anda

Berita Terkini