Terbongkar ! Oknum Kepala Sekolah Kelola Dana Desa Di Halsel

/ Jumat, 19 Agustus 2016 / 22.54
 “ BPMD Halsel Diduga Ikut Terlibat”

HALSEL,Nusantaratimur.com- Pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2016, di Desa Pulau Gala Kecamatan Kepulauan Joronga, Halsel, Maluku Utara,  ternyata anggaran tersebut dikelola oleh Kepala Sekolah  SD Pulau Gala, Hi. Yusuf Hi. Daud, dengan alasan mendapat kuasa dari Yamin Ahmad, selaku Pejabat Kepala Desa (Kades) dan juga sebagai Sekertaris Camat (Sekcam) Kepulauan Joronga, Jumat (19/08).

Kasus itu terbongkar, setelah  diketahui, Yamin Ahmad, selama menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs). Kepala Desa (Kades) Pulau Gala, kurang lebih 2 tahun ini, tidak pernah berada di Desa Pulau Gala, karena menurut warga Pjs Kades, hanya satu kali berada di Desa Pulau Gala, yang kebetulan bersama dengan rombongan Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasim, pada saat melakukan kunjungan kerja setelah resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Halsel. Namun, selain dari itu tidak. Pernah menampakan batang hidungnya di Desa Pulau Gala.

Hal disampaikan Warga Desa Pulau Gala, Hajir Hamisi. Dia mengatakan Yamin Ahmad, selama menjadi Pjs. Kades Pulau Gala, tidak pernah berada di tengah-tengah masyarakat, tutur Hajir.

Ironisnya, Yamin Ahmad, selaku Pjs. Kades Pulau Gala, yang juga warga Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat ini, menyerahkan tugas-tugas pengelolaan DD kepada Kepala Sekolah SD Pulau Gala, Hi. Yusuf Hi. Daud, bersama dengan bendahara Desa Pulau Gala, Tasrif Hi. Daud, yang tidak lain adalah adik kandung Kepala Sekolah SD Pulau Gala, Hi. Yusuf Hi. Daud, untuk mengelola DD tahun 2015 dan tahun 2016. Tasrif Hi. Daud, selaku bendahara desa yang saat ini dijagokan oleh Pjs. Kades Pulau gala, untuk ikut bertarung pada pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Permasalahan tersebut, Pjs. Kades Pulau Gala, dianggap tidak bertanggungjawab dan tidak menjalankan tugas sesuai dengan amanah yang didapatkannya. Bahkan, Pjs. Kades Pulau Gala, selama kurang lebih 2 tahun, hanya membuat kegaduhan-kegaduhan ditengah-tengah masyarakat, karena dirinya tidak berdomisili di Desa Pulau Gala tetapi berdomisi di Desa Tomori Kecamatan bacan dan berasal dari Desa Koititi Kecamatan Gane Barat.

" Kades tidak punya tanggungjawab, dalam pengelolaan DD selama dua tahun ini, dan bahkan ada laporan pertanggungjawaban yang dibuat fiktif," kata Hajir. (ctr)
Komentar Anda

Berita Terkini