Tutupi Informasi, Kepala DPKAD Kota Ternate Alergi Wartawan

/ Rabu, 10 Agustus 2016 / 03.50
TERNATE, Nusantaratimur.com- Sikap tak terpuji dan menutup informasi ke publik kini muncul lagi, kali ini berbeda dengan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Ternate, Djadid Radjim, mulai alergi dan menghindar dari kejaran wartawan yang melakukan aktivitas meliputan di Kota Ternate.

Pasalnya, sikap Djadid Radjim yang selalu menghindar dari wartawan, bukan kali pertama ini terjadi, namun mantan staf Kementerian Keuangan tersebut selalu menolak saat hendak diwawancarai para awak media di Ternate.

Senin (8/8) kemarin sekitar pukul 10.30 wit, saat ditemui wartawan melalui sesprinya, dirinya beralasan akan mengikuti rapat di kantor Wali Kota. Padahal rapat bersama dengan Sekretaris Daerah rencananya baru digelar pukul 12.00. wit. " Tadi bapak menyampaikan mau ikut rapat, " ujar sespri kepada awak media di Kantor DPKAD Ternate.

Padahal tujuan dari para wartawan hanya ingin menanyakan terkait dengan masalah anggaran di triwulan ke-II, namun Djadid Radjim tidak mau membeberkan atau mulai tertutup. Tak hanya itu juga para awak media pun ingin mempertanyakan hasil konsultasi dengan Kemeterian Keuangan terkait dengan masalah tunjangan Hari Raya (THR) anggota DPRD Kota Ternate yang menjadi perdebatan antara Pemkot Ternate dan DPRD. Namun Kepala DPKAD Kota Ternate, tak memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan saat mempertanyakan hasil konsultasi.

Diduga dari masalah tersebut, Kepala DPKAD Kota Ternate, mulai tertutup kepada wartawan, meskipun wartawan mengkonfirmasi masalah lain seperti berapa besar realisasi APBD Tahun 2016 serta berapa besar anggaran yang digunakan mendahului APBD-Perubahan Tahun 2016, serta masalah lain yang berkaitan dengan keuagan serta asset daerah terkesan cuek seperti tidak ada masalah.

Wartawan geram dengan sikap Djadid Rajim yang selalu menutup informasi ke publik. Hal tersebut mendapat kecaman dari Komunitas Liputan Kota (Com-Pelita) Ternate, menurut Ketua Com-Pelita Ternate, Sahmar M Zen, kepada wartawan di Ternate, dia mengatakan perilaku pejabat selalu menutup akses informasi publik seperti Kepala DPKAD Kota Ternate, perlu di pertanyakan, ada apa sebenarnya sehingga mulai tertutup. Karena yang ditanyakan wartawan berkaitan dengan sejumlah permasalahan di pemerintahan, sehingga informasi ini perlu diketahui masyarakat jangan menutupi informasi yang menghalangi kegiatan wartawan.

Olehnya itu, Perilaku Djadid Radjim yang selalu menghindari wartawan dinilai bertentangan dengan instruksi Walikota Ternate Burhan Abdurahman bahwa seluruh kegiatan SKPD harus memberikan informasi kegiatan pemerintah.

"SKPD harus selalu memberikan informasi dan terbuka kepada media agar kegiatan pemerintah diketahui langsung oleh publik, " kata Burhan beberapa waktu lalu.

Kata Sahmar, kegiatan pemerintah publik wajib mengetahui kegiatan melalui media, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu, tindakan Kepala DPKAD Kota Ternate juga melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tegasnya. (NR)
Komentar Anda

Berita Terkini