Warga Marikurubu Lempari Rumah Penganut Aliran Syiah Jafariah

/ Jumat, 26 Agustus 2016 / 04.45
TERNATE,Nusantaratimur.com- Diduga Jaid Jumati warga Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Maluku Utara, telah menyebarkan aliran Syiah Jafariah yang dianggap sebagai aliran sesat. Rumah milik terduga dilempari dengan batu oleh masyarakat setempat. Kamis (25/08).

Insiden pelemparan ini terjadi sekitar pukul 23.50 WIT bertempat di RT 01/RW 01 Kelurahan Marikurubu, telah terjadi konsentrasi massa  yang jumlahnya sekitar 80-100 orang mengakibatkan terjadinya pelemparan terhadap rumah milik terduga pengikut ajaran Syiah Jafariah Jaid Jumati warga Marikurubu.

Selang beberapa menit kemudian, beberapa orang warga yang diduga penganut ajaran Syiah Jafariah yang dipimpin oleh Nawawi Husni berjumlah 7 orang sedang  belajar  membaca Tahlilan (Membcara Alaikaya dan Nasib) tepatnya   dibelakang rumah saudara Jaid Jumati jaraknya kurang Lebih  10 meter kegiatan belajar Tahlilan sudah berlangsung  selama  2  jam,  tiba-tiba datang beberapa orang warga masyarakat yang berjumlah   20  orang datang dan membubarkan kegiatan yang dilakukan para penganut ajaran Syiah Jafaria langsung menghentikan kegiatan mereka  dan langsung masuk kerumah Jaid Jumati melalui pintu belakang rumah.

Beberapa saat kemudian Konsentrasi Masa semakin bertambah di depan Rumah Jaid Jumati,  sambil berteriak dan mengeluarkan kalimat. " Bunuh orang Syiah, Orang Syiah Kafir   disertai dengan pelemparan ke rumah Jaid Jumati mengunakan batu".

Menurut Kapolsek Ternate Utara, AKP Fitra Zuanda. mengatakan mengenai insiden itu pihaknya mendapatkan laporan dari warga setempat,  telah terjadi pelemparan salah satu rumah warga di Kelurahan Malikrubu,  karena diduga telah mengikuti Aliran Syiah Jafariah mendengar laporan tersebut kami turun ke TKP untuk melakukan pengamanan agar masyarakat tidak main hakim sendiri, tuturnya.

Fitra menjelaskan  aksi pelemparan warga terhadap rumah Jaid Jumati tidak begitu lama karena Aparat Kepolisian  yang dipimpinoleh Kapolres Tarnate AKBP Kamal Bahtiar dibantu Danramil, Babinsa, Intelmob dan Tokoh Masyarakat,  Tokoh Agama setempat berusaha mengendalikan  emosi masyarakat dengan cara memberikan himbauan kepada warga Masyarakat agar tidak melakukan tindakan main Hakim Sendiri dan anarkis yang dapat merugikan Masyarakat itu sendiri, ungkapnya..

Lanjut dia, pihaknya bersama TNI melakukan negosiasi dengan masyarakat untuk melakukan evakuasi terahadap pengikut ajaran Syiah  Jafariah yang melakukan Aktivitas di rumah Jaid Jumati sekitar pukul 00.50 Wit pengikut ajaran Syiah Jafariah yang berjumlah 7 orang berhasil dievakuasi ke Mapolres Ternate dengan menggunakan Mobil truk Dalmas.

Pengikut Aliran Syiah yang dievakuasi 1. Jaid Jumati alias Aca Warga Marikurubu (45), 2. Wahyudin Konoras alias Buang (41) Warga kalumpang, 3. Busyra Thamrin alias  Bu warga Dufa-Dufa, 4. Muhammad Ikbal Usman Syah alias Baloks warga Soa, 5.  Sarjono Jaid alias Ono warga Marikurubu, 6. Syafrianto M Adam alias Paf warga lelong makassar timur, 7.  Yusuf Iskandar Alam alias Cecep warga Marikurubu, jelas Fitra.

Ditambahkan,  berdasarkan informasi intel di TKP  sesuai perintah Kapolres Ternate bahwa aktivitas kelompok syiah Jafariah di Marikurubu mendapatkan Back Up dari oknum Anggota Polsek Utara Brigpol Abdulrahman Ismid alias Man, bertugas di Pos Polisi Bandara Sultan Babullah Ternate.

Hal itu diperkuat dengan keterangan At Hamidun istri Jaid Jumati. Dia mengatakan  dirinya juga penganut Syiah Jafariah. pasalnya, kata dia  pasca meninggalnya Imam Syiah Jafariah Almarhum  Ismad Ishak  yang juga orang tua kandung Brigpol Abdulrahman Ismad diberikan tanggungjawab sementara  menjadi Imam Syiah Jafariah adalah Brigpol Abdulrahman Ismad. (rey)
Komentar Anda

Berita Terkini