Warga Tomori Minta Kompensasi Ke Pihak PT. PLN Rayon Labuha

/ Selasa, 16 Agustus 2016 / 06.45
HALSEL, Nusantaratimur.com- PT. PLN Rayon Labuha, Kabupaten Halsel, Maluku Utara. Diminta untuk tidak memadamkan lampu di Desa Tomori. Pasalnya Desa Tomori, merupakan lokasi yang di operasikannya mesin milik PT. PLN Rayon Labuha. Hal itu berdampak warga masyarakat di Desa Tomori, senin (14/8).

Nasir M. Ali, warga Desa Tomori, Ia mengatakan. PT. PLN Rayon Labuha, tidak berlaku adil terhadap masyarakat Desa Tomori, dimana masyarakat yang merasakan langsung dampak dari kebisingan dan dampak lainnya, terkait dengan pengoprasian mesin PT. PLN. jika pihak PT. PLN, tidak mengindahkan hal tersebut, maka mesin PT. PLN dipindahkan ke tempat lain, sehingga masyarakat tidak lagi terkena dampak.

" Kami warga Tomori dapat giliran pemadaman listrik, mendingan mesin PLN tidak perlu ada di Desa Tomori, " kata Nasir

Menurut Nasir, penempatan mesin listrik di areal pemukiman warga di Desa Tomori, tentunya ada dokumen lingkungan yang mengatur terkait dengan dampak lingkungan terhadap masyarakat, jika dokumen itu dimiliki tentunya pihak PLN juga mengetahui apa kompensasi yang didapat oleh masyarakat. Hal tersebut tidak berkaitan dengan pemadaman yang bergiliran. Tetapi, soal kompensasi dari dampak yang dirasakan masyarakat di areal mesin.

"Jangan-jangan, PLN tidak punya dokumen lingkungan, sehingga tidak mengetahui kompensasi apa untuk masyarakat yang terkena dampaknya," tuturnya.

Nasir juga meminta kepada Kepala PLN Rayon Labuha, Samsul Gaus, agar mempertimbangkan hal tersebut, jika melakukan pemadaman lampu. Karena, lampu dipadamkan, tetapi kebisingan mesin terus terdengar dan sangat mengganggu. (ctr)
Komentar Anda

Berita Terkini