Angka Pelanggar Lalin di Kota Ternate Meningkat

/ Jumat, 16 September 2016 / 01.49
TERNATE,Nusantaratimur.com- Angka pelanggar Lalu Lintas (Lalin) makin tinggi di Kota Ternate, tercatat pertengahan tahun 2016. Satuan Lalu Lintas (Sat-Lantas) Polres Ternate, telah mengamankan sebanyak 1.711 kendaraan.

Kanit Tilang Polres Ternate, Aiptu Sukardi, mengatakan pihaknya telah menilang kendaraan beroda dua maupun roda empat sebanyak 1.711 terhitung bulan Januari- September Tahun 2016. Karena para pelanggar tidak memiliki perlengkapan kendaraan berupa Surat Izin Mengemudi (SIM), SNTK dan tidak mengenakan helm.

" Kebanyakan kendaraan tidak lengkap mulai pelengkapan kendaraan, SIM dan SNTK", Tutur Sukardi, kepada nusanataratimur.com. Saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (15/09).

Menurut Sukardi,  pelanggar yang di kenakan tilang terbanyak adalah pengemudi kendaraan roda dua dengan pelanggaran tidak mengunakan helm dan surat-surat kendaraan serta tidak patuh terhadap rambu-rambu Lalu Lintas tercatat  sebanyak 213 dan kelengkapan kendaraan sebanyak 115 pelanggaran.

" Pelanggar kena tilang paling terbanyak  kendaraan sepeda motor yang bergoncengan, karena tidak memakai helm penumpang, untuk itu pihaknya meminta khususnya  roda dua agar memiliki helm penumpang," ungkap Sukardi.

Sukardi mengemukan, pihaknya akan lebih perketat lalu lintas, dengan tujuan  agar supaya angka kecelakaan menurun dari tahun sebelumnya. " setiap pelanggar  akan di berikan blangko tilang untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Ternate dan pihaknya sudah tidak mau menerima titipan", tegasnya.

Dengan ketegasan, Kata Sukardi, diharapkan masyarakat patuh berlalu lintas dan menghindari kecelakaan. Karena saat ini angka kecelakaan cukup tinggi, disebabkan kendaraan  di Kota Ternate semakin banyak, sehingga para pengemudi yang membawa kendaraan jangan mengkomsumsi Minum keras (Miras) dapat  mengganggu konsentrasi saat berkendaraan dan bisa mengakibatkan kecelakaan.

" Kami berharap warga masyarakat saat berkendaraan tidak lagi mengomsumsi miras,  karena angka kecelakaan di Kota Ternate begitu tinggi dan kebanyakan para pengemudinya dalam kondisi mabuk" terang Sukardi (rey)
Komentar Anda

Berita Terkini