|
Menu Close Menu

Deden : Belum Ada Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Dana Bansos Halsel

Senin, 24 Oktober 2016 | Oktober 24, 2016
HALSEL, NT.COM-  Penanganan kasus Korupsi  Dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara (Malut) hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu ditegaskan Kepala Kejati Malut, Deden Riki Hidayatullah,  ketika di wawancarai media ini, Jumat (21/10) pekan lalu, di Aula Kantor Bupati Halsel, usai membuka kegiatan sosialisasi Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kabupaten Halsel.

Deden hadapan sejumlah wartawan, Ia menegaskaan bahwa kasus korupsi dana Bansos Halsel, hingga saat ini masih dalam proses di Kejati Malut, sementara terkait dengan nama-nama yang terseret atau ikut mencicipi dana Bansos Halsel sebagai calon tersangka, Kepala Kejati Malut, mengaku sampai saat ini belum diketahui, karena sebelumnya Kejati Malut harus diekspos terlebih dulu atas kasus tersebut.
Namun dalam proses kasus itu, saat ini kejati Malut masih memanggi sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. "kasus itu saat ini masih penyidikan," kata Deden.

Sedangkan terkait dengan panggilan paksa terhadap saksi-saksi, untuk dimintai keterangan terkait dengan masalah kasus Bansos Halsel. Menurut Deden selaku Kepala Kejati Malut, hal itu akan dilakukanm, jika saksi telah dipanggil dan tidak datang tanpa alasan yang jelas maka akan dilakukan panggilan paksa.
" Untuk kedepan, jika ada panggilan untuk dimintai keterangan dan tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas, maka panggilan paksa akan dilakukan," kata Deden.

Sementara terkait dengan panggilan terhadap Nurlela Muhammad isteri Bupati Halsel, dalam pemberitaan sejumlah media massa sebelumnya bahwa yang bersangkutan telah dipanggil berulang-ulang oleh Kejati Malut, untuk diperiksa sebagai saksi.

Deden mengaku belum mengetahuinya, karena terkait dengan masalah tersebut adalah masalah teknis, sehingga Kejati Malut, meminta kepada wartawan untuk menanyakan masalah tersebut kepada Asisten Pidana Husus (Adpidsud) Kejati Malut.

Selain itu, terkait dengan pemeriksaan saksi-saksi kasus dana Bansos Halsel, yang direncanakan pada Jumat (21/10) akhir pekan lalu di Kejati Malut, kepala Kejati Malut, mengaku tidak mengetahuinya.

"Kalau masalah itu jangan tanyakan ke saya, langsung saja di Aspidsus Kejati," tutup Deden. (SNR)
Bagikan:

Komentar