|
Menu Close Menu

Kapolres Halbar : Terbukti Lalai, Syahbandar dan KPLP Halbar Bakal Ditetapkan Sebagai Tersangka

Selasa, 18 Oktober 2016 | Oktober 18, 2016
HALBAR,NT-  Insiden terbakarnya speedboad Bintang Fajar di perairan laut Halmahera Barat, yang menewaskan sedikitnya 4 orang penumpang, pada  Sabtu (15/10) pekan lalu.

Pihak Kepolisian Resort (Polres) Halbar akan memanggil pihak Syahbandar dan KPLP Halbar, karena diduga  lalai dalam menjalankan tugasnya, sehingga akan dilakukan penyelidikan terkait kelalaian yang menyebabkan terjadi insiden kebakaran.

Hal itu dikatakan Kapolres Halbar, AKBP Sutoyo,  saat di konfirmasi media ini, Senin (17/10).  Ada kelalaian dari pihak Syahbandar maupun KPLP dalam melaksanakan tugasnya terkait pengecekan penumpang.

" Karena ada penumpang yang tidak terdaftar di Manifest, maka  dianggap kelalaian dari pihak Syahbandar dan KPLP,  jadi kasus ini tetap akan di lakukan penyelidikan." ujar Sutoyo.

Dia menjelaskan data yang di kantongi Polres polisi jumlah penumpang yang terdaftar dalam manifest sebanyak 41 orang,  tetapi faktanya ada beberapa penumpang tidak terdaftar, sehingga hasil identifikasi ternyata jumlah penumpang sebanyak 56 orang di luar dari ABK speedboad Bintang Fajar ini sangat fatal, ungkapnya.

Kata Sutoyo, ada 13 orang penumpang yang tidak terdaftar di manifest, apabilan di hitung secara keseluruhan ditambah dengan ABK, maka jumlah penumpang yang diangkut speedboad Bintang Fajar itu sebanyak 60 orang.

Hal tersebut, menurut  Kapolres Halbar ini sesuatu yang sangat fatal, sehingga dalam tahapan penyelidikan ditemukan unsur kelalaian, maka pihaknya akan menindak lanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

" Ini soal nyawa seseorang, jadi saya tegaskan jika keterangan berbelit-belit dan ada kecurigaan kecurigaan, maka Syahbandar maupun  KPLP bakal kita tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

Saat ini Polres Halbar bersama tim lainnya sudah berupaya untuk melakukan pencarian terhadap kedua korban yang di nyatakan hilang dalam peristiwa tersebut, namun hingga kini belum juga ditemukan.

"  Dua korban yang hilang sedang dalam proses pencarian, tapi belum ada tanda-tanda besok baru  akan dilanjutkan pencarian, sementara jumlah korban yang meninggal  masih 4 orang belum ada penambahan." Katanya (All)
Bagikan:

Komentar