|
Menu Close Menu

Lecehkan Profesi Wartawan, Ini Tanggapan PWI

Kamis, 27 Oktober 2016 | Oktober 27, 2016
TERNATE- Dua nama yakni Syarif Djan Oknum pegawai BLH Kota Ternate dan George yang juga manager Qbeat salah satu tempat hiburan malam di Ternate, kian menjadi-jadi.

Setelah membuat geram sejumlah wartawan yang memposting status via BlackBerry messanger (BBM) dengan kata-kata yang melecehkan profesi wartawan itu, kini Syarif Djan dan George dikabarkan melapor balik ke Polres Ternate setelah sebelumnya ia telah dilaporkan terlebih dahulu oleh wartawan di Kota Ternate.

Menanggapi hal itu, Irman Saleh atas nama PWI maluku utara mengecam keras perlakukan Syarif Djan dan Geoge tersebut. Menurutnya, kalau memang Syarif Djan dan George tidak puas dengan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan maka harus fokus ke oknum wartawan yang di maksud.

"Jangan membawa nama profesi wartawan. Dan tidak harus menggunakan media sosial (BBM) lalu membuat status yang menyebut secara jelas yang mengatakan wartawan pemeras, makelar kasus dan lain sebagainya. Dia seharusnya secara spesifik ke oknumnya tanpa harus menyebut wartawan," tandas Irman, Rabu (26/10) petang tadi.

Lebih lanjut Irman menjelaskan, kalau sudah menyebut wartawan maka tidak lagi spesifik ke oknum karena sudah menyamaratakan semua profesi wartawan secara keseluruhan.

Terkait kabar melapornya Syarif Djan dan Gerge di Polres Ternate menurut Irman, ini dua konteks yang berbeda. Jika ia melaporkan adanya pemerasan atau makelar kasus silahkan saja selama ada pembuktian. Sementara laporan sebelumnya dari seluruh wartawan mengenai penistaan atau penghinaan profesi.

"kalau memang penyidik menemukan bahwa ada pasal yang menjerat terlapor dalam hal ini Syarif Djan dan George dalam laporan PWI yang mengarah ke UU ITE maka harus di proses," tegas Irman.
Bagikan:

Komentar