|
Menu Close Menu

PT Antam dan Pemprov Malut Teken MoU Beasiswa S2 dan S3

Jumat, 21 Oktober 2016 | 00.23
Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba usai teken Bantuan Beasiswa S2 dan S3 bersama PT. Antam

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara dan PT. Aneka Tambang (ANTAM), telah melakukan Penandatangan Momerandum of Undestanding (MoU) terkait dengan Bantuan beasiswa S2 dan S3 di bidang pendidikan. 

Penandatangan MoU Beasiswa S2 maupun S3, Kamis (20/10), dari pihak PT. Antam diwakili oleh Direktur Human Resource dan CSR I Made Sunarta bersama Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Ghani Kasuba, yang berlangsung di Lantai 8 PT. Antam Jakarta. 

Gubernur Malut,KH,Abdul Ghani Kasuba menyatakan penandatanganan MoU ini dilakukan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Maluku Utara, untuk memperoleh beasiswa S2 dan S3 dalam negeri maupun luar negeri, ujaranya. 

Lanjut Gubernur,  pihak PT. Antam dalam rangka mendukung program Pemprov pada bidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk melahirkan semua program beasiswa ke masyarakat. 

" Untuk tahun 2017 PT. Antam menyediakan 30 kuota S2 dan S3 setiap tahun akan disipakan masing-masing 30 beasiswa, prosentasinya 20 persen disiplin ilmu sosial, 20 persen ilmu agama dan 60 persen ilmu teknik.” Katanya. 

Dalam pertemuan itu tersebut Gubernur  Maluku Utara, telah memberikan apresiasi kepada pihak PT Antam, karena telah membuka kesempatan pertama dengan kuota 30 beasiswa untuk putra daerah, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa ini akan sepenuhnya di biayai oleh PT. Antam, dan rencananya program tersebut dimulai tahun 2017 mendatang. 

Sementara itu, I Made Sunarta menjelaskan PT Antam selama beroperasi di Malut telah memberikan banyak bantuan beasiswa pendidikan, pada di tingkat SD,SMP,SMA dan Mahasiswa. Namun demikian, dia mengakui PT Antam belum banyak membantu Pemerintah Daerah di bidang pendidikan, ungkapnya di hadapan Gubernur Malut. 

Dia berharap MoU ini dapat memberikan kesempatan pada masyarakat dan PNS yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3. 

“ Kami telah banyak memberikan bantuan pendidikan, namun belum merasa berbuat banyak khusus untuk dunia pendidikan dan pengembangan SDM di Malut, sehingga kedepan akan terus memperhatikan pendidikan.” Kata I Sunarta (Rais)
Bagikan:

Komentar