|
Menu Close Menu

Ada Pungli Pada Bantuan Perumahan Di Halsel

Jumat, 04 November 2016 | November 04, 2016
HALSEL,NT.COM-   Di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).  Diduga pungutan liar (Pungli)  Anggaran bantuan peningkatan kualitas terhadap Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PAR) dengan Program BPSP tahun 2016.

Pasalnya. anggaran tersebut tidak tersalurkan secara baik kepada pihak penerima bantuan di sembilan (9)  Desa se- Kabupaten Halsel.

Jumlah penerima  bantuan yang di salurkan kepada 9 Desa  di  Kabupaten Halsel, yakni Desa Yamli, Sekli, Awis, Pasipalele, Foyatobaru, Mafa, Kebun Raja dan Yanjung Jere. Di mana   besaran anggaran senilai 7,110 000 000 dengan jumlah penerima bantuan Rumah  Tidak Layak Huni  itu sebanyak 474 unit rumah  dengan besar bantuan senilai 15 juta persatu unit rumah.

Menurut Anto selaku penerima bantuan dirinya mengaku bahwa senilai 15 juta anggaran yang seharusnya diterima para penerima bantuan RTH, namun faktanya yang disalurkan oleh Bappeda Halsel senilai 7 hingga 10 juta rupiah. Akunya.

Pihaknya pun meminta kepada pihak konsultan tingkat provinsi, agar segera membijaki berbagi kesalahan yang terjadi di lapangan, sehingga bantun yang sudah menjadi hak masyarakat itu tersalurkan sepenuhnya, harap Anto kepada nusantaratimur.com, Kamis (03/11).

Sementara itu, Konsultan Pronvisi Rif. saat dihubungi wartawan media ini menyatakan untuk bantuan kementrian PU-PAR dengan program BPSP untuk bantuan peningkatan rumah tidak layak huni itu, secara tehnis diatur oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Halsel.
`
" Jika bermasalah maka yang bertanggungjawab atas program tersebut kepala Bapeda Halsel Daut Jubedi," pungkasnya(SAF)
Bagikan:

Komentar