|
Menu Close Menu

Cuaca Ekstrim, Kapolres Minsel Himbau Masyarakat Agar Waspada

Senin, 07 November 2016 | November 07, 2016
MINSEL,NT.COM-   Cuaca ekstrim  yang melanda wilayah Kabupaten Minahasa Selatan dan Minahasa Utara  disertai hujan dan angin kencang.  Sehingga banyak warga yang menjadi korban akibat cuaca buruk ini di antaranya pengguna jalan.

 

Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana, SH, menghimbau masyarakat dan pengguna jalan, agar lebih hati hati terhadap dampak dari cuaca buruk tersebut. Apabila  membutuhkan Polisi hubungi kami di nomor 0822 9294 3200 atau 0822 9294 7733. Kami siap membantu 24 jam, ungkapnya.

 

Arya Perdana menyatakan dalam himbaunya aturan bagi pengguna jalan yang di buat kepolisian bukan untuk menyusahkan, malahan demi keselamatan seluruh Masyarakat.

 

“ Kita sebagai Polisi akan senang bila melihat masyarakat berkendara dengan aman dan tertib, sehingga kecelakaan dapat dihindari. Bayangkan apabila sesuatu yang tidak di inginkan terjadi, maka yang rugi bukan hanya pihak yang bersangkutan, tetapi keluarga korban menanggung akibatnya selalu waspada dan hati-hati dalam berkendara,” ungkapnya.

 

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di pegunungan, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang ditandai dengan tingginya intensitas hujan dan angin kencang sehingga bisa berdampak terhadap tanah longsor, terutama kawasan pegunungan.

 

“ Masyarakat yang beraktivitas atau bekerja di kebun berpotensi besar menerima dampak dari perubahan cuaca salah satunya tanah longsor,” ujar Kapolres.

 

Kapolres menegaskan, masyarakat di kawasan pegunungan dan lereng bukit harus waspada terhadap guyuran hujan lebat yang bisa berakibat terjadinya bahaya tanah longsor.

 

” Memang selama beberapa hari terakhir ini belum ada terjadi longsor. Tetapi warga perlu diingat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan rawan tanah longsor, terlebih kepada mayarakat yang bermukim didekat kaki bukit,” harap Kapolres.

 

Selain mewaspadai bahaya tanah longsor, Kapolres juga meminta para nelayan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

 

“ Peringatan ini kita keluarkan berdasar informasi dari BMKG yang menyebutkan angin kencang masih melanda wilayah Sulut dengan kecepatan 30 km per jam dengan ketinggian gelombang laut berkisar antara 1 sampai 4 meter,” katanya. (Ham)

 
Bagikan:

Komentar