|
Menu Close Menu

Jelang Pilkades Halsel Dua Desa Tolak Distribusi Surat Suara

Jumat, 11 November 2016 | 08.37
HALSEL,NT.COM-   Distribusi logistik Surat Suara (SS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 178 Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ditolak sejumlah desa.

 

Insiden penolakan surat suara masing-masing adalah Desa Talimau Kecamatan Kayoa, Desa Sekli Kecamatan Gane Barat Selatan.
Informasi yang dihimpun media nusantaratimur.com, Kamis (10/11/2016). Aksi penolakan tersebut warga dengan cara mengirim nota keberangkatan dari Desa sekli, sementara wara Desa Talimau menghadang kotak suara yang distribusi oleh panitia kecamatan.
Ratusan warga Desa Sekli dan Taliamu melayangkan surat keberatan pelaksanaan Pilkades Serentak yang rencananya dilaksanakan Sabtu (12/11) besok.

 

 

Aksi tersebut dilakukan sejak pukul 11.30 WIT, dimana warga menolak keras untuk Pilkades di Desa Sekli, dan meminta kepada panitia pelaksanaan pilkades kabupaten Halsel, agar dapat mengikut sertakan salah satu kandidat Muhammad Dong Sriudin pada Pilkades di Desa Sekli. Bahkan warga mengancam jika tuntutanya tidak diakomodir akan melaksanakan aksi lebih besar.
Adanya kejadian tersebut, hingga saat ini kotak suara beserta logistik masih di amankan di Pos Scurity Perusahan PT. Gelora Mandiri Membangun (GMM) untuk Desa Sekli.
Sedangkan di Desa Talimao Kecamatan Kayoa, sejumlah masyarakat menghadang anggota polisi serta panitia Pilkades Kabupaten yang mengawal logistik saat tiba di Pelabuhan Desa Talimau.
Informasi yang dihimpun media ini bahwa masyarakat Desa Taliamu menolak logistik masuk ke desa. Hal tersebut pada saat tibanya Panitia Pilkades Kabupaten di Pelabuhan langsung dihadang oleh masyarakat, dan logistik saat ini masih di bawa oleh panitia dan aggota untuk mengamankan ke Desa lain di pesisir kecamatan kayoa.

 

Sementara itu, Kepala BPM-Otdes Bustamin Hamzah, pada dikonfirmasi menyatakan bahwa saat ini pihaknya menujuk Sekretaris BPM-Otdes Dahrun Kasuba, menuju Desa Sekli untuk mengatisipasi dan menyelesaikan persolan yang terjadi di Desa sekli.

" Pak Dahrun sudah menuju ke Desa Sekli dengan Speedboat dari kecamatan joronga menuju ke Desa Sekli untuk menyelesaikannya persoalan tersebut," singkatnya.
Sementara di Desa Talimau sudah diambil alih oleh Polsek Kecamatan Kayoa. " Kapolsek sudah monitor situasi di sana dan lokasi bimbingan masyarakat (Binmas) Sementara persiapan berangkat. Perkembangan akan disampaikan,"terang Kapolres Halsel AKBP Zainudin Agus Binarto. (SAF)
Bagikan:

Komentar