|
Menu Close Menu

KP2T Halsel, Mulai Bidik Hotel dan Penginapan

Minggu, 06 November 2016 | November 06, 2016
HALSEL,NT.COM-  Pasca menutup Cafe Bunga Louw beberapa waktu lalu, karena tidak memiliki izin. Kini Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Pemkab Halsel, kembali membidik sejumlah Hotel, Penginapan dan Kos-kosan.

 

Hal itu ditegaskan Kepala KP2T Pemkab Halsel, Nasir J. Koda, kepada sejumlah wartawan. Jumat (04/11/2016) kemarin.

 

Nasir menyatakan penertiban Hotel, Penginapan maupun Kos-kosan, nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Halsel. Untuk dilibatkan dalam penertiban, Hal itu dilakukan karena dinilai tidak memenuhi prosedur layaknya sebuah penginapan serta dokumen-domuen lainya.

 

" Ini kami lakukan dalam rangka menggenjot pendapatan daerah dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait kenyamanan dan keselamatan para tamu," kata Nasir

 

Langkah tegas yang diambil KP2T Pemkab Halsel, karena diduga banyak penginapan dan kos-kosan tidak mempunyai izin dan mulai menjadi perhatian.

 

" Pembangunan hotel maupun penginapan itu ada standar dan aturan yang harus dipenuhi. Tidak bisa sembarangan seperti sejumlah hotel dan penginapan bermunculan belakangan ini," tegasnya.

Nasir menjelaskan dari sisi keselamatan setiap pengusaha atau pihak yang ingin mendirikan hotel atau penginapan serta kos-kosan harus memenuhi Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL dan UPL), Izin Ganguan (HO), hingga kualitas konstruksi bangunan sebagai jaminan.

 

"  Konstruksinya harus tepat diperuntukkan sebagai hotel atau penginapan atau kos-kosan, Bukan hanya Ruko biasa lalu kemudian disulap jadi tempat menginap. Karena keselamatan para tamu itu hal yang utama," jelasnya.

 

Dari pantauan media ini  sejumlah hotel maupun penginapan ini mulai bermunculan, tanpa merek atau nama dan tidak tertulis sebagai penginapan, hingga berkedok kos-kosan, harga per malam dipatok dengan standar hotel-hotel resmi. (SAF)
Bagikan:

Komentar