|
Menu Close Menu

LPI Malut, Desak Mabes Polri dan Pemerintah Segara Adili AHOK

Sabtu, 05 November 2016 | 04.06
TERNATE,NT.COM-    Ratusan masyarakat Kota Ternate,  Provinsi Maluku Utara. Bersama ormas Islam  yang tergabung dalam Laskar Pejuang Islam  (LPI) Malut, Jumat (04/11/2016) sekitar pukul 02.35 WIT. Melakukan aksi unjuk rasa di depan Mesjid Almunawar Kota Ternate mengunakan dua mobil truk dilengkapi dengan syound system.

 

Dalam demontrasi tersebut, di mana ormas islam di provinsi Maluku Utara. Mendesak  kepada Presiden Jokowi  dan aparat Kepolisian Republik Indonesia. Agar mengadili  Basuki Tjahaja Purnama (AHOK), untuk  diproses secara hukum terkait dengan kasus penistaan agama.

 

Ketua MUI  Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Usman Muhammad dalam orasinya, menyatakan Ummat islam saat ini sedang mengalami musibah besar.  Sebab seorang Ahok itu dengan berani menistaakaan Al-Quran yang membakar jiwa ummat muslim di Dunia, dengan menyatakan bahwa ummat Islam telah dibohongi oleh QS : Al-Maidah ayat 51.

 

Menurutnya,  Islam di Negeri ini dalam status bahaya, namun perlu diketahui bahwa ummat muslim di dunia ini punya kekuatan, Ummat Muslim  diibaratkan sebagai Ofu (Lebah), jadi ketika diganggu, dimana pun anda  berada akan selalu dikejar.

 

“ Jadi kami meminta kepada  Aparat Kepolisian maupun Pemerintah di negeri ini, supaya bertindak  tegas menyelesaikan kasus penistaan agama dan segera mengadili Ahok sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,’’ Teriak Ketua MUI Kota Ternate Usman Muhammad.

 

Sutopo Abdullah, dalam orasinya menyatakan, saat ini ummat muslim menghakimi Ahok yang dinilai tidak menghargai perbedaan agama di negeri ini.  Orasi hari ini bukan main-main, kami tidak anti agama lain, tidak anti negara lain yang kami anti adalah Ahok yang menghina agama kami, ucap Sutopo.

 

Dia menegaskan, ajaran islam telah mengajarkan kita tentang toleransi, saling menghormati, menghargai akan tetapi. Apabila kasus penistaan agama ini tidak disekapi dengan tegas. Maka toleransinya umat Islam saat ini adalah toleransi kebablasan yakni Toleransi yang melukai prinsip Aqidah umat Islam.

 

Sebab, negara ini bukan di merdekakan oleh para politisi, akan tetapi Negara ini dimerdekakan oleh para syuhada dan para kyai.

 

“ Aksi hari ini adalah bagian dari panggilan iman, jadi kami mengajak kepada seluruh umat islam di Malut dan Indonesia umumnya sama-sama turun untuk mempertahankan kemurnian Agama,’’ teriaknya.

 

Beberapa tuntutan dari LPI Malut kepada aparat Kepolisian dan Pemerintah sebagau berikut:

  1. Mendesak Kepada Kepolisian RI, agar segera memproses secara hukum AHOK.


 

  1. LPI Malut juga mendesak kepada Kabareskrim Mabes Polri, agar segera menahan AHOK sebagai pelaku penistaan agama dan;


 

  1. Meminta Presiden RI Bapak Jokowi, agar tidak mengintervensi kasus AHOK pelaku penistaan Agama.


 

LPI Malut juga menegaskan, apabila kasus penistaan agama tidak diselesaikan secepatnya berdasarkan hukum di Indonesia. Maka hukum Islam siap menyelesaikan kasus tersebut. (Bull)

 
Bagikan:

Komentar