|
Menu Close Menu

Novino Sebut APBD-P 2016 Potong Kompas

Rabu, 09 November 2016 | 03.54
SOFIFI,NT.COM- Disinyalir pembahasan APBD-Perubahan 2016. Ternyata hanya dibahas oleh internal Badan Anggaran (Banggar)  dan Unsur Pimpinan DPRD Malut, tanpa melibatkan Komisi-Komisi.

 

Hal itu dipersoalkan Anggota Komisi III DPRD Malut, Novino Lobiua. Menurutnya,  pembahasan APBD-Perubahan Tahun 2016, seharusnya melalui mekanisme yang resmi. Mekanisme  yang dimaksud adalam di mana setiap pembahasan anggaran di mulai dari pembahasan Komisi-Komisi.

 

" Saya berharap pembahasan APBD-Perubahan Tahun 2016 ini,  jangan potong kompas (jalan pintas) itu sangat berisiko, kenapa? Tanya Novino. Karena pembayaran utang kemarin Tahun 2015,  itu tidak sesuai mekanisme. Untuk itu, diminta unsur pimpinan DPRD, agar menyerahkan pembahasan APBD-Perubahan pada masing-masing komisi, tandasnya, Novino Lobiua, di gedung DPRD Malut Sofifi. Selasa (08/11/2016).

 

Kata Novino, pembahasan APBD-Perubahan tidak sesuai dengan Tata Tertib (Tatib), mekanisme pembahasan APBD, mekanisme pembahasan dimulai dari Komisi-Komisi baru kemudian diserahkan ke Banggar.

Justru, kata Anggota Fraksi Golkar,  sekarang yang terjadi bukan hanya Komisi III saja tidak setuju, malah semua komisi dari 4 Komisi tidak sependapat pembahasan APBD Perubahan yang terkesan potong kompas.

 

"  Yang pasti fraksi partai Golkar akan keberatan dengan hal ini terkait pembahasan tanpa melibatkan komisi," cecarnya.

 

Ironisnya,  pembahasan APBD Perubahan 2016. semua anggota harus memberikan persetujuan terhadap program kegiatan dari setiap SKPD, " Nah, kalau kita tidak tahu terus tiba-tiba ada, bagaimana kita akan memberikan persetujuan, Katanya. (ais)
Bagikan:

Komentar