|
Menu Close Menu

Pendemo Desak Gubernur Malut Tindak Tegas PNS Malas

Selasa, 08 November 2016 | November 08, 2016
SOFIFI,NT.COM-   Unjuk rasa  Koalisi Pemuda Kreatif (KPK) for Sofifi sekitar pukul 10.00 WIT,  mendesak Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba, menindak tegas Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang malas kantor.

Massa aksi yang memadati halaman Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi tadi pagi, mendapat pengawal ketat dari Satpol PP dan aparat kepolisian Polres Tidore Kepulauan.

Tuntutan massa aksi KPK for Sofifi, yang dibacakan Koordinator Lapangan (Korlap) Sunardi menyampaikan, pertama meminta gubernur malut menindak tegas PNS yang malas berkantor berupa sanksi pemecatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kedua, Menindak tegas kepada pejabat yang memakai kendaraan plat merah diluar jam kerja. Ketiga, mendesak  gubernur segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Jam Kerja PNS serta mengevaluasi rute speedboat Sofifi-Ternate.

Selain itu, pendemo juga menuntut speedboat milik Pemprov Maluku Utara dianggap membenani anggaran. Massa aksi juga mendesak orang nomor satu di daerah itu, agar  mengevaluasi pimpinan SKPD yang tidak produktif.

Bahkan, massa aksi telah mempertanyakan kinerja Pemprov bersama DPRD bertanggungjawab terkait proses penyelesain utang ke pihak ketiga dan  mengevaluasi panitia pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Sofifi.

Beberapa poin tuntutan para pendemo, apabila tidak direspon oleh Pemprov Maluku Utara, maka massa aksi  mengancam akan memboikot aktivitas pemerintah di kantor Gubernur Maluku Utara.
Sementara itu, massa yang hendak menemui Gubernur Maluku, untuk menyampaikan aspirasi tidak dapat temui oleh para pendemo, karena yang bersangkutan sedang rapat bersama  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (ais)
Bagikan:

Komentar