|
Menu Close Menu

Praktek Pungli Mulai Menjamur di Areal Terminal Gamalama

Rabu, 09 November 2016 | 04.13
TERNATE, NT,COM-  Pedagang   warung kios dan rumah makan di areal Terminal Gamalama Ternate, mengeluh soal penarikan retribusi  yang dilakukan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate.

Pasalnya, setiap penarikan yang dilakukan oleh oknum petugas dinilai sangat membingunkan sejumlah Pedagang.


Salah satu pedagang enggan namanya diberitakan media ini,  merasa  jangal dengan sikap oknum petugas Dishub Pemkot Ternate, saat melakukan penagihan retribusi di areal terminal.


" Saya sangat heran dengan oknum petugas Dishub yang ditugaskan disini, padahal penarikan retribusi  berdasarkan karcis  retribusi, telah ditetapkan sebesar 2.000 ribu.  Tetapi, karcis yang diberikan oleh oknum petugas sebanyak  6 lembar, jadi kita membayarnya 20 ribu. Mestinya yang dibayarkan harus 12 ribu saja,  karena per karcis  2000 ribu. Jika   6  lembar karcis  di kalikan 2000 ribu rupiah berarti  12 ribu," Keluhnya, kepada wartawan media ini, Selasa (08/11/2016).


Menurutnya, penarikan retribusi dalam areal terminal Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah. Ada indikasi pungutan liar (Pungli), karena  penarikan retribusi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Ternaye Nomor 9 Tahun 2016, bahwa penarikan retribusi Harian, Kios/Rumah Makan dan Lain-lain dalam areal terminal ditetapkan 2000 ribu rupiah.
Kepala UPTD Terminal Kota Ternate, Ahmad Puasa, saat dikonfirmasi media ini, Selasa  (08/11/2016) siang tadi. Ia menyatakan pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut, karena tidak dibenarkan, kalau ada oknum petugas melakukan penarikan retribusi melebihi dari penetapan Perda,  maka ini kategorikan  "Pungli", tandasnya.

Lanjut Ahmad, Dirinya berjanji akan menelusuri kebenaran informasi itu, apabila nanti  temukan  di lapangan ada oknum  pegawai yang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Perda, maka  dirinya tidak segan-segan melaporkan ke pimpinan dalam hal ini Kepala Dinas.

"  Saya kaget dengan laporan ini, nanti saya akan mencoba mencari tahu informasinya, apa betul atau tidak  terkait masalah ini,’’ ungkapnya.

Disinggung, soal fungsi dan manfaat penarikan retribusi di areal terminal, dirinya tidak mengetahui hal itu. " untuk tujuan penarikan retribusi di areal terminal, dimanfatkan seperti apa, saya tidak kurang begitu tahu, kami hanya ditugaskan melakukan penagihan, setelah itu langsung disetor ke Dinas,’’ ungkapnya.

Kepala Dishub Kota Ternate, Faruk Albaar,  saat hendak ditemui wartawan media ini di kantor Jalan Mononutu, Kelurahan Stadion, Kecamatan Tengah. Selasa (08/11/2016) siang tadi,  yang bersangkutan tidak berada di kantor, " pak kadis sedang keluar,  mungkin ke Kantor Walikota, nanti besok saja balik lagi." Kata Stafnya. (Bull)
Bagikan:

Komentar