|
Menu Close Menu

Proyek Dinas ESDM-LH Pemkab Taliabu, Pembuatan Tangki BBM Berkapasitas 50 Ton Bermasalah

Sabtu, 05 November 2016 | 07.24
TALIABU,NT.COM-  Diduga proyek pembuatan 3 buah tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) penyimpanan jenis bahan baka salor di  PLN,  Desa Karamat Jaya, Kecamatan Taliabu Barat, Kabubaten Pulau Taliabu, bermasalah.

 

Pasalnya, Proyek yang ditenggarai oleh Dinas ESDM dan Lingkungan Hidup (ESDM-LH) Pemkab Pulau Taliabu,  Terindikasi  proyek tersebut dalam pekerjaannya tidak sesuai dengan spek.

 

Di ketahui, pekerjaan tangki BBM dengan kapasitas  50 ton, telah dianggarkan senilai 682 juta sekian. Ironisnya, pekerjaan tersebut tidak dilaksanakan oleh rekanan pemenang tender,  malah rekanan kemudian memberikan kepada pihak yang lain, untuk melaksanakan pekerjannya.

Berdasarkan isi kesepakatan  kontrak Nomor 602.1/Kontrak/ESDM&LH-PT/2015 Tanggal 16 Juni 2015, dengan jangka waktu 120 hari kerja bahwa dikerjakan oleh tenaga ahli dan trampil  yang didatangkan oleh pihak rekanan langsung dari pabrik di mana tangki itu dibeli

.

Tetapi, faktanya pekerjaannya tersebut bukan ditangani oleh tenaga ahli berdasarkan kesepkatan kontrak, antara pihak rekanan dengan Dinas ESDM-LH. namun  yang terjadi dilapangan pekerjaannya dilakukan oleh tukang las bengkel yang berasal dari Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat.

 

Bahkan, Dinas ESDM-LH menyatakan telah selesai 100 persen  sesuai daftar Berita Acara dengan No 931/84/BAP/ESDM&LH-PT/IX/2015 tanggal 21 September Tahun 2015. Namun pada saat dilakukan pemeriksaan fisik  ke lapangan oleh  tim pemeriksa BPK Perwakilan Malut tertanggal 19 Mei tahun 2016, ternyata hanya satu tengki yang baru dikerjakan sisanya belum dikerjakan pihak rekanan.

 

Dari hasil pemeriksaan BPK berkesimpulan bahwa pembuatan tengki BBM berkapasitas 50 ton beresiko tinggi, karena pembuatan tersebut akan di gunakan untuk menyimpan bahan bakar solar jenis bahan bakar berbahaya, sehingga apabila  tidak dibuat sesuai prosedur yang benar. Maka dikhwatirkan akan menimbulkan kecelakaan dalam pengoperasian.

 

Sementara itu,  mantan Kepala Dinas ESDM-LH Pemkab Pulau Taliabu, Fifian Adeningsi Mus. Saat itu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Pada saat dikonfirmasi media ini, Jumat (04/11/2016). Pihak yang bersangkutan enggan memberikan penjelasan detail terkait pekerjaan proyek yang diduga bermasalah.

“ persoalan itu, nanti dikonfirmasi ke Kadis yang baru saja”, Singkatnya. (Phep)

 
Bagikan:

Komentar