|
Menu Close Menu

Sekda Halsel : Pasar Buana Seki Dialihfungsikan Kawasan Terbuka Hijau

Jumat, 11 November 2016 | 08.28
HALSEL,NT.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), tampaknya telah memiliki program pengembangan kawasan Kota Labuha, sejak lama untuk kawasan resapan air atau digunakan sebagai Ruang Terbuka Hijau. Salah satunya lokasi yang menjadi polemik hingga bangunan milik Pemerintah Daerah (Pemda) juga dibongkar.

 

 

Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe, setelah Pembangunan Pasar Buana Seki dibongkar oleh pemilik lahan, Ia mengatakan program peruntukan kawasan tersebut sebagai Kawasan Resapan Air atau RTH, bukan secara kebutulan. Namun  Pemda Halsel, telah mencanangkan sejak awal bahwa kawasan tersebut adalah Kawasan Resapan Air atau RTH, karena pengembangan pusat ekonomi Kota Labuha, mulai dibangun di Kecamatan  Bacan Selatan, mulai dari Desa Tembal hingga Desa Panambuang, sesuai dengan Master Plant Pemkab Halsel.

 

"Meskipun bangunan itu dibongkar, tidak ada masalah, karna kawasan itu telah dirobah menjadi kawasan Resapan Air atau RTH," kata Helmi.

 

Dihadapan sejumlah awak media, Helmi menjelaskan program pembangunan pusat perekonomian Kota Labuha yang difokuskan di Kecamatan Bacan Selatan, mulai dilakukan pada tahun 2017 hingga 2018 mendatang, Buktinya, pasar baru yang sebelumnya menempati Terminal Labuha, pada beberapa bulan lalu telah dipindahkan ke Desa Tembal Kecamatan Bacan.

 

Hal tersebut, lahan yang dipermasalahkan saat ini tentunya tidak dapat difungsikan untuk pembangunan fisik, baik pemilik lahan atau pun Pemda Halsel. "Proses pemindahan pusat ekonomi Kota Labuha sudah mulai dilakukan," singkat Helmi (SAF)
Bagikan:

Komentar