Warga Oba Keluhkan Pelayanan Administrasi Kependudukan, Wali Kota Tikep Posisi?

/ Kamis, 11 Januari 2018 / 21.27
SOFIFI - Masyarakat daratan Oba mengeluh dengan pelayanan Pemkot Tidore Kepulauan berkaitan pelayanan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan (KTP) Kartu Tanda Penduduk dan pelayanan publik lainnya.

 

“ Setiap kali warga oba atau sofifi mengurus administrasi kependudukan di Pemkot Tidore Kepulauan uang minimal yang dikeluarkan 300-500 ribu rupiah, hal itu membuat masyarakat keberatan. Padahal Wali Kota dan Wakil Wali Kota sudah pernah menjanjikan untuk mendekatkan pelayanan maka akan bentuk kantor penghubung,” tutur Ketua HMI Komisariat Universitas Bumi Hijrah (UNIBRA) Maluku Utara Muhammad Suyudi, Kamis (11/1/2018).

 

Lanjut dia, masyarakat hanya menagih janjinya kepada Walikota Tikep untuk menyediakan Kantor Penghubung di Sofifi, karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan dasar berupa pelayanan kependudukan dan lainnya.

 

Sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang disediakan Pemkot Tikep dengan maksimal pelayanan terhadap masyarakat di daratan oba, agar masyarakat tidak lagi mengeluarkan anggaran yang begitu besar untuk berangkat ke Tidore.

 

" Saya pikir pak wali jangan lupa dengan janji kampanyenya sehingga masyarakat bisa percayai, kalau sudah menepati janji pastinya yang senang adalah masyarakat. Selain pelayanan administrasi kependudukan, juga kami berharap agar ada pelayanan kebersihan karena di Sofifi sebagai ibu Kota Provinsi setidaknya harus bersih dan tertata rapi,” tutupnya. (rais)
Komentar Anda

Berita Terkini