Diduga Tak Menghargai Perayaan Paskah, Polisi Tutup Cafe Nine One

/ Sabtu, 31 Maret 2018 / 21.08
Polisi saat mendatangi Cafe Nine One 91
MINSEL - Anggota Gabungan Polisi Resort Minahasa Selatan (Polres Minsel) yang di Pimpin langsung Kanit Buser IPDA Fadly, S.Trk, sengaja menutup secara paksa tempat hiburan Nine One (91).

Lantaran, laporan masyarakat yang merasa resah terhadap giat hiburan yang di lakukan caffe Nine One (91) yang di anggap tidak menghargai perayaan Umat Nasrani Jumat Agung (Paskah). Sabtu (31/3/2018).

Saat di konfirmasi terkait penutupan caffe nine one (91), Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan. AKP.Arie Prakoso, S.IK melalui Kanit Buser IPDA Fadly, S.Trk membenarkan hal tersebut.

" Kami terpaksa menghentikan aktifitas caffe ini, berdasarkan keluhan masyarakat atas adanya giat hiburan di caffe 91. Padahal hari ini adalah hari perayaan jelang paskah atau jumat agung," jelas Fadly.

Dia menjelaskan, saat dilakukan razia  pemilik caffe nine one (91) inisia K langsung kabur menghindar saat polisi datang ke lokasi.

"Saat kami tiba di caffe,  pemilik Caffe langsung menghindar dari kami, Caffe terpaksa kami hentikan aktifitasnya," ujarnya.

Kata Fadly, hal ini sengaja lakukan menjaga jangan sampai masyarakat geram, kemudian datang dan melakukan hal yang tidak di inginkan.

 "Apabila nantinya ada aktifitas lagi di perayaan paskah ini, maka ijin keramaian terpaksa akan dicabut," tegasnya.

Untuk Caffe ini harus di hentikan aktifitasnya sampai habis masa perayaan paskah, tutupnya. (Ir)
Komentar Anda

Berita Terkini