Edward SS Ditahan Terkait Korupsi Dana Pensiun PT. Pertamina

/ Rabu, 21 Maret 2018 / 00.29

Kantor Kejaksaan Agung RI

JAKARTA- Tersangka Edward Seky Soeryadjaya (ESS) segera di seret ke Pengadilan untuk duduk di kursi pesakitan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) senilai Rp1,4 triliun. 

Edward yang merupakan Direktur Ortus Holding Ltd yang merupakan pemegang saham mayoritas PT Sugih Energy Tbk (SUGI) itu segera disidangkan lantaran proses tahap II tersangka dan barang bukti dari tim penyidik ke jaksa penuntut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Penyidik Pidsus Kejagung melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) kepada Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat atas nama tersangka ESS, pekerjaan Direktur Ortus Holding, Ltd," kata Kapuspenkum M. Rum, dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Rum menambahkan oleh jaksa penuntut tersangka ESS langsung dijebloskan ke penjara berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejari Jakpus Nomor: Print-67/O.1.10/Ft.1/03/2018 tanggal 19 Maret 2018 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejagung selama 20 hari terhitung 19 Maret 2018 sampai dengan 7 April 2018.

"Penuntut Umum melakukan penahanan dengan pertimbangan, alasan obyektif, tersangka diancam pidana penjara lebih dari 5 tahun," ujar dia.

Sedangkan, alasan subyektit kata Rum bahwa tersangka dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana.

"Pasal 21 ayat (1) KUHAP). Bahwa kerugian keuangan negara senilai Rp. 599.426.883.540,-, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK," tambah dia.

Oleh jaksa bahwa tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Di kasus ini tim penyidik dalam melakukan pengungkapannya telah memeriksa saksi sebanyak 47 orang. Jaksa juga sudah menyeret, mantan Presiden Direktur Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) 2013-2015, Muhammad Helmi Kamal Lubis ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan sudah berstatus terdakwa.

Belum lama ini pada medio Februari lalu, jaksa telah menetapkan Bety Halim selaku Komisaris PT. Milenium Danatama Sekuritas berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: TAP-07/F.2/Fd.1/02/2018 tanggal 15 Februari 2018 lalu. (Tim)

Komentar Anda

Berita Terkini