Hadiri Tawur Agung Kesanga “Ogoh-ogoh” Dandim 0824 Menyampaikan Selamat Merayakan Nyepi

Editor: Admin author photo
Foto:Acara Tawur Agung Kesanga ditandai dengan Pawai Ogoh-ogoh 

JEMBER-  Bertempat di halaman Pure Swasti Dharma Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember pada tanggal  16 Maret sekitar  pukul 19.30 WIB dilaksanakan acara Tawur Agung Kesanga Tahun Caka 1940 yang ditandai dengan Pawai Ogoh-ogoh.

Hadir pada kesempatan itu, diantaranya Bupati Jember  Hj Faida MMR, Wakil Bupati Jember A Muqid Arif, Dandim 0824 Letkol Inf Arif Munawar, Ketua Parisade Hindu Daharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jember Wayan Wesa Atmaja, Muspika Umbulsari, para Kepala Desa Se-Kecamatan  Umbulsari dan umat Hindu serta ribuan masyarakat yang menyaksikan pawai tersebut.

Acara tersebut diawali dengan sambutan Ketua PHDI Jember  Wayan Wesa Atmadja menyampaikan terima kasih atas kedatangan para  pejabat Forkopimda yang kali ini Bupati, Wakil Bupati dan Komandan Kodim Jember berkenan menghadiri acara ini.
Wayan Wesa Atmaja menjelaskan “Tawur Kesanga” ini merupakan salah satu acara yang biasa dilakukan sebelum dilaksanakan Hari Raya Nyepi, sebelum acara ini kemarin juga sudah dilaksanakan acara Larung Sesaji di Pantai Paseban dan saat ini kita laksanakan Pawai  Ogoh-ogoh kemudian besuk (17/03) kita melaksanakan Nyepi selama 24 jam baru kemudian pada hari berikutnya kita bersilaturahmi.
Larung sesaji maupun Pawai Ogoh-ogoh ini memiliki makna agar apa yang buruk dan sifat jahat didiri kita hilang, sehingga kita gambarkan Ogoh-ogoh ini sebagai gambaran kejahatan dan keburukan yang nantinya akan kita tempatkan sesuai dengan tempatnya, tuturnya.

Wayan Wesa Atmaja mewakili umat Hindu juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sukoreno ini karena dalam peringatan-peringatan hari besar kami selalu mendapatkan dukungan yang luar biasa dari masyarakat yang memeluk agama lain disini baik Islam maupun Kristen.
“ Acara ini saja tadi siang juga dilakukan Istighosah oleh umat Islam Desa Sukoreno yang pada intinya agar kami Umat Hindu dapat merayakan peribadatan Nyepi ini dengan lancar dan aman, ini yang sangat membanggakan kami, terima kasih sekali lagi dan kami umat Hindu disini hadir untuk kedamaian dan mewujudkan kedamaian masyarakat,” ujarnya. 

Dalam sambutan Bupati Jember Hj Faida MMR menyatakan sangat bangga dengan masyarakat Desa Sukoreno yang lama kita kenal sebagai masyarakat desa yang moderat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

“ Desa Sukoreno ini layak kita jadikan sebagai Desa Pancasila, dan pawai Ogoh-Ogoh ini layak kita kemas dengan lebih baik lagi dan kita jadikan wisata religi. Kalau saat ini saja sudah ribuan masyarakat yang turut hadir menyaksikan acara ini nantinya kalau bisa kita mampu menghadirkan wisatawan asing untuk berkunjung dan menyaksikan acara ini,” paparnya.

Selanjutnya dilakukan pelepasan Pawai Ogoh-ogoh oleh Bupati Jember dr Hj Faida MMR yang didampingi oleh Wakil Bupati Jember Drs Muqid Arif serta Dandim 0824 Letkol Inf Arif Munawar.

Usai kegiatan tersebut saat dikonfirmasi Komandan Kodim 0824 menyatakan sangat bangga dan gembira melihat masyarakat Desa Sukoreno ini, karena mereka sangat rukun dan menjunjung tinggi keberagaman, betapa tidak kalau kita lihat mereka menata gang-gang di desa ini dengan lampu yang indah, lingkungannya bersih dan mereka hidup rukun meskipun berbeda agama.

Kondisi inilah yang harus selalu kita angkat, kita sebarkan sehingga mampu memotivasi desa lain, daerah lainnya untuk memantapkan keharmonisan, persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, selanjutnya saya menyampaikan Selamat Merayakan Nyepi Kepada Umat Hindu yang merayakannya, tutupnya.  (Tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini