Kurir dan Pengedar Shabu Dibekuk Satnarkoba Polres Ternate

/ Kamis, 22 Maret 2018 / 23.34
Humas Polres Ternate Iptu Siswanto bersama Kasat Narkoba AKP Dedi Hermawan saat melakukan siaran pers terhadap penangkapan Tersangka FM


TERNATE - Satuan Reserse Narkoba Polres Ternate kembali menangkap kurir dan pengedar narkotika golongan satu berjenis shabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambula Ternate,  pada Sabtu (17/3/2018) pekan kemarin.

Dua tersangka yang ditangkap masing-masing adalah berinisial FM yang diduga sebagai kurir, dan   tersangka HK diduga sebagai pengedar sekaligus Napi di Lapas Kelas IIA Jambula Ternate.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini bahwa tersangka FM merupakan orang suruhan dari tersangka HK diberikan upah per bulan kepada FM sebesar Rp. 2.500.000 rupiah.

“ Tersangka FM adalah orang suruhan HK menjalankan bisnis haram ini,” ujar Kasat Narkoba AKP Dedi Hermawan yang mewakili Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda saat melakukan press rilis. Kamis (22/3/2018).

Dedi menjelaskan, kronologi penangkapan terhadap FM  terjadi pada sabtu (17/3) sekitar pukul 16:30 WIT bertempat di Lapas Kelas IIA Ternate Kelurahan  Jambula. Sementara tersangka HK ditangkap di Lapas Kelas IIA Jambula, dan diperoleh barang bukti berupa satu pepsodent herbal, satu sachet cair lifeboy, satu unit hadphone, satu sim card, satu sechet bening ukuran kecil yang berisikan narkotika jenis sabu. Tak hanya itu, tersangka HK juga yang memerintahkan FM untuk menyulundupkan shabu ke dalam lapas dengan modus memasukan sabu ke dalam pepsodent.

" Barang bawaan milik HK yang dibawah FM itu langsung diperiksa petugas, setelah melakukan pemeriksaan, petugas menemukan plastik bening berisikan sabu, dan temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Ternate Pulau untuk dikembangkan,” bebernya.

Kata Dedi, untuk menindaklanjuti laporan itu, Maka anggota operasional Satnarkoba Polres Ternate langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan FM di Kelurahan Bastiong, Kecamatan Kota Ternate Selatan.

"Saat diintrogasi penyidik, FM mengaku barang haram tersebut dijemput pada salah satu jasa pengiriman J & T atas perintah HK yang katanya di gaji 2 juta lebih," tukasnya.

Dari tangan FM, anggota Satnarkoba Polres Ternate berhasil mengamankan delapan (8) sachet plastik bening ukuran sedang berisi sab dan empat (4) sachet kecil berisi sabu serta satu HP merek Samsung.

"Penyidik masih terus melakukan pengembangan tersangka atau jaringan-jaringan lain dari pada tersangka HK yang merupakan bandar narkoba jenis sabu," tambah Siswanto.

Sementara tersangka  FM untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Maka FM dijerat dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) atau pasal 127 ayat (1) huruf a, sementara HK dijerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (2) UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman paling lambat 5 tahun paling lama 20 tahun dengan denda Rp.1 hingga 10 Miliar," ujar Kasat. (cul)

Komentar Anda

Berita Terkini