Banyak Kendaraan Tak Terdaftar, Pemkot Ternate Tunggak Pajak 2 Miliar

/ Rabu, 04 April 2018 / 23.27

Danur Suprpto (Kasi Perdata dan TUN Kejari Ternate)


TERNATE-   Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Ternare Danur Suprapto menyatakan estimasi biaya pajak kendaraan plat merah yang melekat di Pemkot Ternate mencapai sebesar Rp. 2 Miliar.
“ Yang menunggak itu sesuai daftar dari samsat sebesar RP. 2 Miliar. Namun  yang terbayar hingga Bulan Maret 2018 sebesar Rp 213 juta,” tutur Danur Suprapto kepada  wartawan  di Ternate. Rabu (04/04/2018).
Danur menyebutkan, Kejaksaan Negeri Ternate sudah mengundang SKPD  terkait tentang permasalahan tunggak  pembayaran pajak, namun terkendala BPKB dan STNK.
“ Kata mereka ingin membayar, namun di satu sisi dokumennya tidak ada, kami juga sampaikan jika dokumen kendaraan hilang  agar segera berkoordinasi dengan samsat, jika mereka tidak membayar maka akan bertambah tunggakan dendanya,” tandas Danur.
Ia menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil UPTD Samsat Kota Ternate untuk di evaluasi tentang sejumlah dokumen kendaraan yang hilang itu, apakah masih diperpanjang atau tidak. Kata Danur, setelah dikroscek ke lapangan, terdapat banyak kendaraan yang tidak terdaftar sebagai aset negara.
“ Banyak kendaraan yang tidak terdaftar. Bahkan, ada kendaraan yang tunggakan pajak lima tahun pun kepemilikannya bisa ganti plat,” bebernya.
Lanjutnya, tujuan dalam evaluasi itu, Kejati turut  membantu kinerja Samsat untuk meminimalisir aset kendaraan milik Pemkot Ternate. “ Hanya ingin membantu,” ujarnya.
Danur membeberkan, kendala SKPD tidak membayar tunggakan pajak itu kemungkinan dokumen atau surat-surat BPKB dan STNK sudah hilang.  “ Kalau sudah hilang, Samsat minimal meminta BPKB kendaraan untuk memastikan apakah benar-benar hilang atau tidak,” katanya. (Tim)
Komentar Anda

Berita Terkini