BNNP Malut Tes Urine Anggota DPRD Haltim

/ Selasa, 10 April 2018 / 03.50
BNNP Malut bersama Anggota DPRD Haltim


HALTIM – Niatan baik sejumlah DPRD Halmahera Timur untuk deteksi dini dan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap di lingkungan kerjanya dibuktikan dengan pelaksanaan tes urine oleh tim BNNP Malut pada senin (9/4) bertempat di kantor DPRD Haltim.

Ketua DPRD Halmahera Timur, John Ngoraitji mengawali pelaksanaan tes, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran tim BNNP Malut yang menurutnya pelaksanaan tes urine  direncanakan setahun lalu belum dapat dilakukan karena banyaknya agenda DPRD. 

Sejumlah  total 16 orang yang mengikuti tes yang terdiri dari 11 anggota DPRD (dari 19 anggota DPRD) dan 5 pejabat Sekertariat Dewan diambil urine nya oleh Tim medis BNNP Malut. 

“ Delapan anggota DPRD yang belum sempat ikut karena berhalangan hadir secepatnya akan menuju Kantor BNNP Malut untuk tes urine,” ujar Ketua DPRD Haltim. 

Mewakili  kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan,  Kabid P2M BNNP Malut, Hairuddin Umaternate menyampaikan  apresiasi kepala BNNP kepada DPRD Haltim merupakan anggota Legislatif yang pertama di tahun 2018 melaksanakan tes urine secara mandiri, dan hal ini sekaligus memberikan jawaban kepada publik yang bertanya tentang konsistensi DPRD untuk pelaksanaan tes dimaksud.  

"DPRD Haltim sudah  berpikir bagaimana menyelamatkan generasi dari bahaya penyalahgunaan narkoba, dan ini patut diapresiasi,"  Kata Kabid. 

Pelaksanaan  tes urine berdasarkan permintaan dengan surat yang ditandatangani ketua DPRD Kabupaten Halmahera Timur ini dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang bersih narkoba. 

“Dalam tes urine ini  jika ada yang terindikasi tidak akan diproses pidana, karena dilakukan atas permintaan DPRD (secara mandiri), dan hasil pemeriksaan urine akan diserahkan ke ketua DPRD sebagai pihak yang mengundang setelah ditandatangani Kepala BNNP Maluku Utara,” jelas Hairuddin.  

Sementara tes urine menggunakan  6 parameter yakni  Amphetamine (ekstasi), Morphin, THC (ganja), Methamphetamine (sabu), Cocaine dan Benzodiazepine, ini didampingi Dokter Nikmawati Torano sebagai ketua tim medis. 

“ Wilayah laut dan bandara termasuk rawan peredaran narkoba dan penanganan hukum bagi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bagi peserta tes,” Tambah Kabid Pemberantasan BNNP Maluku Utara, AKBP. Matheis. (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini