Intan, Siswi Asal Kota Tidore Yang Mewakili Malut Ke Tingkat Nasional

/ Minggu, 22 April 2018 / 02.54


Intan Faradillah M.  Siradjuddin
TIDORE – Bertepatan dengan Peringatan  Hari Kartini, pemerintah kota tidore kepulauan (Tikep) patut bangga, pasalnya salah satu putri terbaik kota tidore kepulauan (Tikep) Intan Faradillah M.  Siradjuddin  berhasil Terpilih menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional untuk upacara 17 Agustus 2018 di Istana Merdeka, Jakarta.

Intan Faradillah M.  Siradjuddin biasa di panggil intan yang merupakan salah satu pelajar di SMA Negeri 1 Tidore bersama Rudi Bobangu yang berasal dari  SMA Negeri 2 Kecamatan Ibu Kabupaten Halmahera Barat, berhasil lolos seleksi di tingkat provinsi dan berhak mewakili provinsi maluku utara menjadi satu bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Kepada media ini sabtu (21/4/2018) intan menceritakan perjuangannya hingga berhasil lolos menjadi satu bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional, “Selama 2 bulan, saya berlatih dengan beberapa teman  di sekolah SMA Negeri 1 Tidore yang dilatih oleh pengurus Kota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tikep selanjutnya saya mengikuti seleksi untuk tingkat kota di Arena Budaya Open Space”.jelas intan

Lanjutnya, Tes yang dilaksanakan meliputi tinggi badan, berat badan serta kesehatan fisik,  Setelah mengikuti semua rangkaian tes tersebut kemudian saya bersama kelima teman saya di nyatakan lolos dan selanjutnya selama 10 hari melakukan training pembekalan untuk bisa lolos di tahap seleksi tingkat provinsi.

 “usai pembekalan kemudian dilaksanakan tes seperti di tingkat sebelumnya selama 3 hari, saat pengumuman Saya  tidak menyangka dan sekaligus terharu ketika nama saya  dipanggil sebagai peserta terpilih yang mewakili Malut dalam Paskibraka di tingkat Nasional”.ujarnya

Putri dari pasangan Muchlis Siradjuddin dan Djuraida Abdullah ini berterimah kasih dan merasa bangga terhadap seluruh jajaran pengurus Purna Paskibraka Kota Tidore Kepulauan yang telah mendampingi serta memberikannya motifasi.

 “semua ini tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan seluruh pengurus PPI tikep sehingga saya dapat lolos ke tingkat nasional. Dan ini juga tidak terlepas dari doa dari kedua orang tua” terang intan
 
Selain itu, dirinya membagikan salah satu dari sekian trik yang dimilikinya hingga ia mampu menembus rintangan dan memenangkan setiap tahap seleksi yang dilaluinya.

“Perjuangan itu dimulai dari keyakinan hati bahwa saya harus bisa, harus sanggup, diiringi dengan kerja keras,” tandasnya.

Dirinya mengungkapkan, selama seleksi banyak hal positif yang dia dapatkan yaitu  bisa melatih kedisplinan, bisa lebih menghargai waktu, dan sesuatu yang di inginkan atau di cita-citakan itu tidak mudah di dapatkan tanpa sebuah perjuangan, kerja keras dan doa, maka ia menghimbau kepada teman-teman yang mungkin belum punya kesempatan untuk lolos ke provinsi maupun nasional tetap semangat, kita sama-sama berjuang untuk membawa nama daerah”tutupnya.(Dar)

Komentar Anda

Berita Terkini