Kejari Ternate Musnahkan Barang Bukti Narkotika

/ Senin, 23 April 2018 / 14.10
Pemusnahan Babuk Narkoba di hadiri Kapolres Ternate,kepala bea cukai Kota Ternate atau yang mewakil,kepala kantor Imigrasi Kota Ternate,Dandim 1501, ketua pengadilan negri Ternate,Kabid Pendidikan BNNP,Wali Kota Ternate,Kadis Perkim, Kepala BPN Kota Ternate, Senin (23/4)
TERNATE - Barang bukti (Babuk) rampasan narkoba seberat 60.196 kilo gram dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate. Pemusnahan babuk  tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Ternate, Jalan SKSD Palapa, Lingkungan Tanah Mesjid, Kelurahan Kelumpang, Kota Ternate Tengang. Senin,(23/4/2018).

Kepada wartawan di Ternate, Senin (23/4). Kepala Kejaksaan Negeri Ternate Andi Muldani Fajrin menyatakan, pelaksanaan pemusnahkan ini merupakan barang bukti dari tahun 2017 hingga 2018 yang disita dari pelbagai perkara, baik itu dari pengedar maupun pengguna  narkotika.

Andi juga membeberkan, hasil pemusnahan barang bukti merupakan para terpidana atas nama sebagai berikut :  Ilham Hi. Nurdin, Alvian Samalagi, Fadli M.Said, Nasarudin Alias Gepeng, Abdul Wahab R.Djiko, Iksan Mohtar, Janudin M Heluk, Rian Fazirin, Fitra Julianto, Ferdiansyah, Toni Paat, Adi Jaya DKK, Fadli alias Diges, Slamet Mot Jeharto, Aditya Marcelino, Suprianto Alias Tox, Sunardi, Rahmat Muhmad, Abdillah M. Zen, dan Supriyadi Waeri, tuturnya.

Orang nomor satu di Kejati Ternate ini, sangat bersyukur  alhamdulilah barang bukti tersebut sudah di lakukan pemusnahan kemudian para terpidana sudah tertangkap. Namun apa pun yang dilaksanakan hari ini diharapkan dapat menjadi perhatian masyarakat, karena dampak dari narkoba memang luar biasa, harapnya.

Sementara jumlah barang bukti narkotika yang dimusnhakan adalah narkotika  jenis shabu sebanyak 116 sachet plastik ukuran kecil, 23 sachet ukuran sedang dengan berat keseluruhan 110,01 gram.
Sedangkan, Narkotika jenis ganja sebanyak 408 ampel bungkus kertas ukuran kecil dan 79 ampel ukuran sedang berat keseluruhan 491,95 gram, beber Andi Muldani Fajrin.

Dengan begitu, Andi Muldani juga akan melaksanakan pemusnahan di triwulan ke tiga, sebab masih ada barang bukti yang terungkap di waktu persidangan pembuktian dan itu masih ada.

Tambahnya, di Maluku Utara  sendiri sudah dianggap darurat narkotika, sehingga kita semua elemen masyarakat maupun penegak hukum berkewajiban untuk menyampaikan bahaya narkotika. “ Saya menghimbau muda-mudahan pencegahan bisa dilakukan lebih awal,” katanya. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini