Kejati Malut Rencana Ambil Alih Kasus OTT di Kepulaun Sula

/ Kamis, 19 April 2018 / 19.34
Gedung Kejaksaan Tinggi Maluku Utara
TERNATE - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara (Malut), Ida Bagus Nyoman Wismantanu angkat bicara terkait lambatnya penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) beberapa bulan lalu hingga saat ini belum menemui titik terang.

Dalam kasus OTT yang telah di tangani penyidik Satreskrim Polres Kepsul saat ini. Diduga melibatkan sejumlah oknum  pejabat dilingkungan Pemkab Kepsul beserta Anggota DPRD Kepsul.
Kepala Kajati Malut, Ida Bagus Nyoman Wismantanu menyatakan, berkas perkara kasus OTT hingga kini belum menemui titik terang. Itu berarti terjadi perbedaan persepsi antara jaksa peneliti dan penyidik Polres Kepsul.

“Kami akan panggil penyidik dan jaksanya untuk digelar (Kejati),”tutur Ida Bagus Nyoman saat ditemui di halaman kantor Kejati Malut. Kamis (19/4).

Orang nomor satu di lembaga Adhyaksa itu,  mengungkapkan bahwa perkara kasus OTT tersebut direncanakan akan digelar di Kejati Malut.

“Sementra kasus OTT masih di tangani oleh Kejari, kendala-kendala itu pasti ada teknis baik secara formal maupun materil,” ujarnya.

Rencana gelar perkara akan dilakukan di kantor Kejaksaan Tinggi Malut. Agar pihaknya bisa menilai secara objektif kendala selama proses penyidikan berjalan.  Ida mengaku, pihaknya telah mendapat laporan terkait penyidikan kasus OTT tersebut. Itu sebabnya, dirinya dalam waktu dekat akan menentukan jadwal ekspos perkaranya.

“Nanti kami nilai dulu, kalau sangat perlu maka kami akan ambil alih kasus itu,” tegasnya. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini