Komite dan Warga Obi Tolak Kepsek Baru SMAN 31 Halsel, Ada Apa?

/ Minggu, 08 April 2018 / 14.47
Aksi penolakan kepsek baru SMAN 31 Halsel
HALSEL -  Jelang ujian sekolah berstandar Nasional (USBN) warga Desa Sum, Kecamatan Obi Timur dihebohkan dengan pergantian Kepala Sekolah.

Pasalnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 31 Halmahera Selatan Alwin Hasani digantikan oleh Mahlin Mandar yang di mutasi dari SMA Negeri 6 Halmahera Selatan untuk menggantikan Alwin Hasani sebagai Plt Kepala Sekolah di SMA Negeri 31 Halmahera Selatan. 

Sedangkan, Alwin Hasani sendiri dipindahkan ke SMA 37 Halsel sebagai guru biasa. Ironisnya surat tugas bernomor 800/31/2018 yang di keluarkan pada tanggal 19 Januari 2018 itu tanpa ada tanda tangan Drs Imran Yakub sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. 

Hal itu membuat Ketua komite SMA Negeri 31 Halsel Rikman Dawowo menyesalkan pergantian itu jelang pelaksanaan ujian nasional. “ Kami khawatir ini menggangu proses belajar mengajar, hari senin ujian sekolah sudah di mulai. orang tua siswa/siswi dan komite sekokah telah bersepakat Alwin Hasani tidak bisa di gantikan. Ini kesepakatan kami,” tegas Rikman. 

Siswa yang menolak Kepsek baru SMAN 31 Halsel
 Aksi penolakan keras pergantian kepsek itu juga datang dari Asosiasi Persaudaraan Mahasiswa Sum (APMS) Obi Timur. “ Kami beserta masyarakat dan Komite Sekolah menolak keras pergantian ini,”  ujar Agianto Ketua APMS Obi Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, melalui press realease kepada Nusantaratimur.com. Minggu (7/4/2018). 

Menurutnya, pergantian kepala sekolah  berpengaruh besar terhadap kognitif anak-anak dan dapat merusak mental secara psikis para peserta ujian nasional sehingga nantinya anak negeri ini atau khususnya siswa-siswi SMA Negeri 31 Halsel yang akan menjadi korban. 

Karenanya,  Kata Agianto, ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 pasal 7, terkait dengan disiplin seorang aparatur sipil negara (ASN) tidak berlaku terhadap yang bersangkutan (Alwin Hasini) selaku kepala sekolah SMA Negeri 31 Halsel, sebab kinerjanya di nilai memiliki prestasi dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. 

“ Bagi kami surat tugas yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara merupakan tindakan sewenang-wenang, penjabat pemerintah terhadap tugas struktural ASN  dalam hal ini bapak Alwin Hasini sebagai kepala sekolah SMA Negeri 31 Halsel,” tandas Agianto.

“ Olehnya itu,  kami atas  nama APMS Ini Timur bersama masyarakat dan Komite Sekolah menolak Mahlin Mandar, S. Ag, MM sebagai Kepala Sekolah di SMA Negeri 31 Halsel,” sambungnya.

Komite Sekolah menolak Kepsek baru SMAN 31 Halsel
Lanjut Agianto, berkaitan dengan surat tugas tidak ada hal yang urgensi untuk di lakukan mutasi, apalagi yang bersangkutan dalam hal ini Mahlin Mandar S.Ag.MM  sudah beberapa kali di tolak oleh masyarakat obi pada tempat dimana beliau bertugas sebelumnya. “ Hal ini mencerminkan loyalitas dan dedikasi di bidang pendidikan serta kepribadian dari yang bersangkutan,” tandasnya.

Agianto berpendapat, surat tugas yang di keluarkan tidak ada itikad baik  serta cacat secara hukum karena tidak disertakan dengan tanda tangan kepala Dinas sebagai suatu bentuk pengesahan surat tugas. 

Anehnya, hal yang ganjil soal penerbitan SK/surat tugas pada tanggal yang sama, yaitu pada tanggal 19 Januari 2018 tentang pergantian tempat tugas, terdapat dua surat tugas yang sama dengan subjek pengganti yang sama namun objek/tempat tugas yang berbeda. Tetapi surat tugas untuk penugasan kedua, baru sampai di tangan  Alwin Hasini,  tertanggal 13 Maret 2018.

Warga yang menolak Kepsek baru SMAN 31 Halsel
“  Kami nilai tidak sesuai dengan instrumen hukum Nasional Republik Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak sepadan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik,” terang Agianto. 

“ Kami atas nama APMS Ini Timur menolak dengan tegas Mahlin Mandar S.Ag, MM menggantikan Alwin Hasani S.Pd sebagai kepala sekolah SMA Negeri 31 Halsel, serta menuntut agar Alwin Hasani S.Pd tetap bertugas sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 31 Halsel. Bagi kami bapak Alwin Hasani adalah Guru  yang cukup mengedukasi masyarakat Desa Sum, Kecamatan Obi Timur khususnya, siswa/siswi, SMA Negeri 31 Halsel lewat dedikasi dan loyalitas,” ujarnya. (cul/ric)
Komentar Anda

Berita Terkini