Legu Gam Resmi Ditutup, Firman Mudaffar Sjah : Mari Kita Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Daerah Ini

/ Sabtu, 14 April 2018 / 22.05
Ketua Panitia Legu Gam
TERNATE-   Pesta rakyat atau Legu Gam Moloku Kie Raha resmi ditutup pada Jumat malam (13/04/2018) oleh Kepala Dinas Parawisata Provinsi Maluku Utara Syamsuddin A. Kader. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Legu Gam 2018 Firman Muddafar Sjah   kepada wartawan Nusantaratimur.com saat ditemui di Keraton Kesultanan Sultan Ternate. Sabtu (14/04/2018) Sore tadi.

" Tadi malam penutupan Legu Gam secara Seremonial dilaksanakan di Dodoku Ali.  Jadi malam Sabtu (14/3) ini adalah rangkaian terakhir dari seluruh acara Legu Gam. Selain itu sebelum mengakhiri acara tersebut kami juga memperingati kegiatan Isra Miraj Nabi Muhammad SWA, sebelum acara dimulai,"ucap anak mendiang Sultan Mudaffar Sjah.

Firman menyebut, acara penutupan Legu Gam yang dirangkaikan dengan memperingati Isra Miraj merupakan salah satu item dari Legu Gam. 

" Seluruh rangkaian kegiatan Legu Gam bertepatan dengan Isra Miraj, maka kami laksanakan, sebab ini adalah kewajiban kita bersama sebagai umat islam,” tutur Firman.

Berkaitan dengan kehadiran tiga Kesultanan dalam acara itu. Menurutnya, kemungkinan mereka tidak hadir, karena masing-masing juga memiliki kegiatan tersendiri baik di dalam maupun di luar Maluku Utara.

Meskipun demikian, ia  sendiri selaku ketua panitia sudah berkoordinasi dengan ketiga Kesultanan. “ Saya sudah berkoordinasi sama mereka”.  Selain itu, dirinya juga menyampaikan dalam acara itu panitia telah mendatangkan artis papan dari Ibukota yakni penyanyi Anji.

"Legu Gam ini dibuka pada 25 Maret dan berakhir 14 April pada malam ini. Harapan saya selaku Ketua panitia pelaksana acara Legu Gam ini adalah yang pertama, namun saya sangat bersyukur karena acara Legu Gam dari hari pertama dan memasuki hari terakhir ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Terselenggaranya acara ini juga tidak terlepas partisipasi masyarakat umum dan masyarakat adat.
“Semoga pasca dari Legu Gam saat memasuki momentum pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” katanya.(cul)
Komentar Anda

Berita Terkini