Muhammad Kasuba : Sula, Mangoli dan Taliabu Merupakan Kunci Kemajuan Maluku Utara

/ Senin, 30 April 2018 / 17.59
Muhammad Kasuba (Calon Gubernur Maluku Utara)
MANGOLI - Kampanye putaran II zona empat (4) Pilkada Maluku Utara 2018.  Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara  Muhammad Kasuba - Abdul Majid Husen (MK-Maju) di Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli tengah di sambut antusia masyarakat Kepulaun Mangoli.

Minggu (29/4) malam kemarin, kampanye MK-Maju diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai identitas kecintaan terhadap NKRI. 

Calon Gubernur Maluku Utara, Muhammad Kasuba dalam orasi politiknya menyampaikan,  dalam kondisi bermacam-macam pilihan untuk keluarga semua yang berada di Taliabu, Mangoli dan Sulabesi ini.  “ Saya, ngoni pe Sau ( Ngoni ipar) memohon sambil menawarkan diri, tong baku coba dengan ngoni pe Sau (ngoni ipar) ini,  saya memimpin Halsel tetapi saya juga membawa keluarga dari tiga pulau ini untuk bersama saya memimpin di Halsel selama dua priode kepemimpinan saya," ucap MK di hadapan masyarakat Mangoli.

MK menuturkan,  tidak ada masalah, sebab dia tak bisa lupa keluarga besar saya berasal dari tiga pulau emas ini yaitu  Taliabu, Mangoli dan Sulabesi.

" tiga gugus pulau emas ini merupakan kunci untuk memajukan maluku utara kedepannya, apabila tiga pulau ini tidak maju maka maluku utara dipastikan juga tidak akan maju," tukas Muhammad Kasuba.

Muhammad Kasuba berkesimpulan pada saat dirinya ke taliabu melalui luwuk banggai, semua orang yang saya temui di luwuk, kebetulan di luwuk saya di sambut oleh raja banggai,  di jamu di salah satu pelabuhan dan sudara perempuan menuju ke arah pelabuhan dan mengatakan itu adalah tempat orang maluku.

Lanjut MK, ternyata pulau yang ditunjuk itu merupakan tempat di mana orang taliabu, Mangoli dan sula membawa hasil buminya ke luwuk dan luwuk terbangun di topang dari potensi yang berada dari taliabu, mangoli dan sula.

"Selama saya berada di luwuk saya melihat bahwa luwuk lebih maju dari Kota Ternate," tutur MK sambil mendikte.

Dengan begitu, ujar MK,  otomatis Maluku Utara rugi, karena potensi tiga pulau emas malah di bawa ke provinsi yang lain yang seharusnya mampu di manfaatkan oleh kita sendiri. Itu sebabnya, Maluku Utara tidak tahu potensi dan sumber daya yang terkandung dalam tiga pulau emas ini.

“ Maka sudah saatnya kita mampu mengelola potensi yang terkandung di tiga pulau emas ini, sebab saya bisa pastikan kemajuan Maluku Utara kedepannya tak bisa di lepas pisahkan dari tiga pulau emas sula, Mangoli dan taliabu,” ujarnya. (Tim)
Komentar Anda

Berita Terkini