Pasok Miras ke Ternate, Dua Pelaku Diringkus Polisi

/ Kamis, 19 April 2018 / 20.29
Barang Bukti Miras yang diamankan, Kamis (19/4)
TERNATE – Aparat kepolisian setempat setiap sepekan selalu mengamankan minum keras (miras) jenis cap tikus di Kota Ternate yang dipasok dari Pulau Halmahera maupun dari daerah lain diluar Maluku Utara.

Kali ini personil brimob Polres Ternate lag-lagi berhasil mengamankan ratusan kantong plastik miras jenis Cap tikus beserta pemiliknya.

Di ketahui miras tersebut diselundupkan melalui speedboat carteran oleh dua wanita asal Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) berinisial NB alias Nika (43) dan LB alias Lili  (31) dari sofifi tujuan ternate.

Terungkapnya aksi penyelundupan ribuan miras jenis cap tikus. Hal itu berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya sebuah speedboat carteran sedang membawa miras jenis cap tikus menuju di pelabuhan speedboat Kota Baru Ternate.

Dari informasi itu,  anggota personil brimob Polres Ternate langsung melakukan pemantauan di sekitar pelabuhan Kota Baru.

Tak lama kemudian sebuah speedboat yang menjadi target telah bersandar di pelabuhan dengan membawa karton berukuran sedang yang diturunkan oleh motoris  ke atas dermaga yang kemudian langsung digerebek, ternyata satu karton yang diturunkan itu berisi miras jenis cap tikus.

Dari pengakuan dua motoris speedboat berinisial EP alias  Ebi dan LMB alias Lutfi. Setelah digrebek polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih terdapat empat (4) dos berisi miras jenis cap tikus yang disimpan di palka depan speedboat, sehingga anggota langsung mengamankan miras tersebut.

" Setelah berhasil diamankan, barang bukti miras, dibawa ke Posko Brimob Polres Ternate untuk melakukan interogasi terhadap dua pelaku tersebut,"  ungkap Lutfi motoris speedboat asal Jailolo itu saat di konfirmasi media ini, Kamis (19/4).

Sementara keterangan NB alias Nika, pemilik barang haram itu.  Mengaku bahwa barang bukti miras jenis cap tikus dibeli dari Desa Gamlaha, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) seharga Rp. 10.000 per kantong plastik, kemudian akan dijual ke para pembeli miras  di Kota Ternate sebesar Rp. 25.000 per kantong plastik.

"Kami membeli harga Rp. 10.000 kemudian di jual dengan harga Rp.25.000 kepada pembeli miras yang ada di kota Ternate supaya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak," tukas Nika.
Di tempat terpisah, Kasubag Humas Polres Ternate Iptu Siswanto saat di konfirmasi melalui via Handhpone membenarkan adanya penangkapan pelaku beserta barang bukti miras yang di lakukan oleh Unit Intelmob Polres Ternate.

"Iya benar semalam ada  penangkapan dari personil Brimob polres Ternate, sementara tersangka dan BB sedang di amankan di polres,  dan kami akan proses secara hukum sesuai hukum yang berlaku," ujar Siswanto. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini