Pemkot Ternate Masih Peduli Terhadap SMA/SMK

/ Kamis, 12 April 2018 / 22.17
Fahrial Yunus Abbas (Anggota  DPRD Kota Ternate)
TERNATE -  Meskipun sudah dialihkan ke Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut). Namun, pihak  Pemkot Ternate  masih bertanggungjawab terhadap siswa-siswi, karena mereka bagian masyarakat Kota Ternate dan telah dianggarkan dalam APBD.

“ SMA/SMK/MA yang ada di Kota Ternate, itu warga Kota Ternate, Jadi Pemkot Ternate selalu memperhatikan dengan membantu per siswa sebesar Rp.500.000 ribu khusus siswa kelas III SMA-SMK di Kota Ternate yang melaksanakan ujian,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Fahrial Yunus Abbas.

Lanjut Fahrial, Pemkot Ternate punya tanggunjawab terhadap kehadiran SMA/SMK, meskipun itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi sesuai amanat undang-undang, dan dapat dilihat dari penganggaran yang disiapkan.

 " Tahun 2017 dan awal 2018 triwulan pertama itu terlambat, setiap kali ujian selesai baru dana bosnya dicairkan ini kan persoalan yang sangat luar biasa," ungkap Fahrial Yunus Abbas saat ditemui diruang kerjanya. Kamis (12/4/2018).

Fahrial menuturkan,  pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini, ada SMK yang melaksanakan  ujian pratek tanpa di dampingi oleh juri industri berkerjasama dengan SMK pada saat ujian kompotensi dilaksanakan. Sebab tidak ada dana, sedangkan dana bos terlambat dicairkan,  namun ujian sudah berlangsung, akan tetapi mutunya berkurang.

“ Saat ujian kompetensi tidak ada juri dari jurusannya masing-masing, karena biaya jurinya itu kan di bayar, namun dananya tidak ada, ditambah banyak alat-alat yang tidak bisa di beli akibat tidak ada dana,” ujarnya. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini