Pemkot Tidore Selenggarakan Kegiatan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta dan Frambusia

/ Jumat, 27 April 2018 / 16.37
Kegiatan Advokasi Sosialisasi dan Pelatihan Singkat Kegiatan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta dan Frambusia Tahun 2018.
TIDORE - Walikota Tidore Kepulauan melalui Asisten Bidang Tata Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan, Umi  Abdul Rasyid, membuka dengan resmi Advokasi Sosialisasi dan Pelatihan Singkat Kegiatan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta dan Frambusia Tahun 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan bertempat di Aula Dinas Kesehatan. Jumat (27/4/2018).

Dalam sambutan Walikota Tidore yang diwakili Asisten Setda Umi Abdul Rasyid menyampaikan, penyakit  kusta adalah penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan, meskipun penyakit kusta saat ini sudah dapat disembuhkan bukan berarti indonesia sudah terbebas dari masalah penyakit kusta. hal itu disebabkan karena dari tahun ke tahun masih ditemukan sejumlah kasus baru.

Walikota berharap melalui kegiatan ini upaya penanggulangan penyakit kusta  dapat berjalan lebih terarah dan lebih terkoordinasi sebagai bagian dari komitmen dalam akselerasi terhadap penanggulangan penyakit kusta.

" Semoga dengan adanya kegiatan ini berdampak pada semangat baru dalam upaya koordinasi semua pihak yang terlibat untuk mencegah  penularan  penyakit kusta di Kota Tidore kepulauan dan berujung pada eliminasi tahun 2020," ungkap Walikota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Abdullah Maradjabesy dalam laporannya menyatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah tersosialisasinya penyakit kusta dan frambusia serta situasi dan kebijakan program pencegahan dan pengendalian penyakit kusta dan frambusia.

“ Kami berharap kegiatan ini tersosialisasi dan terlaksananya kegiatan intesifikasi penemuan kasus kusta dan farmbusia serta terorientasinya petugas dalam penemuan kasus frambusia ini,” tukasnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selam dua hari, untuk hari pertama peserta dari lintas sektor, lintas program, camat dan kepala puskesmas se-Kota Tidore, sedangkan pada hari ke dua peserta terdiri dari Dokter puskesmas dan pengelola program kusta dan frambusia puskesmas se-Kota Tidore dengan narasumber dari Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kota Manado dan P2P Provinsi Maluku Utara. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini