Ribuan Warga Tidore Rum Siap Memenangkan Pasangan AGK-YA

/ Selasa, 17 April 2018 / 20.39
Tiga Kepala Daerah hadiri Kampanye paslon AGK-YA di Tidore Rum, Senin (16/4)
TIDORE – Kampanye pasangan calon KH. Abdul Ghani Kasuba dan M. Al Yasin Ali (AGK-YA) di Kelurahan Rum, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) disambut antusias ribuan warga memadati. Pada Senin  malam (16/4/2018).

Paslon AGK-YA yang didukung PDIP dan PKPI di sambut baik warga Kelurahan Rum. Bahkan, dalam kampanye itu ratusan warga yang tidak mendapat tempat duduk pun terlihat bersemangat dan enggan rela meninggalkan lokasi kampanye hanya untuk melihat sang tokoh inspiratif Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba menyampaikan orasi politiknya.

Dalam orasi politik Ketua Tim Pemenangan AGK-YA, Asrul Rasyid Ichsan menyampaikan, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Maluku Utara telah mengukir prestasi di Provinsi Maluku Utara. Dengan begitu,  tokoh inspiratif  ini telah diberikan penghargaan oleh Negara sebagai gubernur yang mampu memimpin daerahnya dengan predikat daerah yang paling aman di seluruh Indonesia, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba juga diakui oleh Negara sebagai satu-satunya gubernur dengan predikat daerah dari seluruh provinsi di Indonesia bahwa Maluku Utara masyarakatnya paling bahagia.

Lanjutnya, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba juga diberikan predikat oleh beberapa media sebagai gubernur dengan penyelenggaraan pemerintahan yang terbaik di seluruh Indonesia.
“ Beliau (AGK) adalah satu-satunya gubernur yang menggolontarkan anggaran pendidikan terbesar terhadap pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan beasiswa kepada seluruh perguruan tinggi di seluruh provinsi Maluku Utara,” papar Asrul.

Itu berarti, Kata Asrul, Gubernur Provinsi Maluku Utara telah mencatat banyak prestasi-prestasi pembangunan yang dicapai seperti pembangunan jalan lingkar Halmahera telah diusahakan oleh gubernur KH. Abdul Gani Kasuba.

Anehnya, Prestasi yang dicapai KH. Abdul Ghani Kasuba dari lawan-lawan politik kemudian mencibir dan membuat cerita-cerita hoaks (bohong) terhadap prestasi AGK, maka semuanya itu tidaklah benar.  Olehnya itu, PDI-Perjuangan memandang AGK adalah salah satu tokoh yang mampu merekatkan semua unsur, dan tidak memandang agama, maupun suku. AGK juga telah mencanangkan seluruh SKPD nya terdiri dari seluruh suku yang berada di Maluku Utara itulah prestasi-prestasi AGK.

“ Saya Asrul Rasyid Ichsan Ketua Umum Kapita Tahane dalam perjalanan sejarah pertalian saudara perjuangan histori antara Kapita Tahane Muhammad Arif Billa dan Sultan Nuku adalah catatan sejarah perjuangan yang sangat berarti untuk negeri ini, saya hadir sebagai kapasitas mama Tahane papa Tahane, Ketua DPD PDIP Perjuangan Maluku Utara Muhammad Sinen representatif Tidore adalah Nuku-Nuku muda, kita adalah kapita-kapita tahane muda perpaduan antara Nuku-Nuku Muda dan Kapita-Kapita Tahane mengusung Abdul Gani Kasuba sebagai calon gubernur Maluku Utara. Ketika Nuku mencanangkan peperangan terhadap penjajah, maka Kapita Tahane berada di samping Sultan Nuku perintah dilaksanakan tidak ada kata mundur dalam peperangan,” pungkas Asrul.

PDI-Perjuangan ketuanya adalah Nuku-Nuku muda Mahummad Sinen dan Sekretaris DPD PDI-Perjuangan adalah kapita-kapita tahane, perpaduan sejarah ini tidak bisa tinggal diam. Maka khittah perintah PDIP Perjuangan perekat antara kesultanan sejarah Nuku dengan Kapita Tahane tidak bisa kita tolak disini, karena ini adalah harga diri kita, ujarnya.

Sementara orasi politik Ketua PDIP Perjuangan Malut Muhammad Sinen, menyatakan AGK-YA dipastikan akan menang di Kota Tidore Kepulauan 80 persen suara dan itu menjadi komitmen bersama Walikota Tidore Ali Ibrahim dan Wakil Walikota Muhammad Sinen.

“ Atas nama ketua tim kepada seluruh tim Tidore kepualauan, perjuangan ini adalah harga diri kita, harga diri Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, dan tugas yang di emban oleh Ketua DPD PDIP Malut harus dimenangkan. AGK-YA layak melanjutkan, karena kita adalah pilih pemimpin yang bangun Maluku Utara bukan pilih kepala suku,” tutupnya. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini