YPBWI Kota Ternate Mewisudakan 174 Anak Usia Dini

/ Minggu, 29 April 2018 / 01.54



Pengurus YPBWI Kota Ternate
TERNATE - Yayasan Pendidikan Bakti Wanita Islam (YPBWI) Kota Ternate melaksanakan pelepasan Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan RA. Sabtu, (28/4/2019), pagi tadi.
Dalam kegiatan ini turut hadir Kepala Bidang PNFI Dikbud Kota Ternate H. Ruslan Hi. Mustafa, Ketua Yayasan YPBWI Malut, Ketua YPBHI Kota Ternate, Dra. Hj Fatma Bachmid, MM, Pengurus Wilayah Wanita Islam Malut, Pengurus Cabang Wanita Islam Kota Ternate, serta orang Tua Wali Siswa.

" Pelepasan para Wisuda Paud dan RA ini sebanyak 174 orang. Terdiri dari enam lembaga PAUD yakni Bakti satu, tiga, empat, lima, enam dan seterusnya. Acara ini dilakukan setiap tahun yang dilaksanakan oleh YPBWI Kota Ternate. Selain mewisudakan anak-anak, tentu hal ini tidak terlepas dari ajang silaturahmi antara guru, orang tua, dan pengurus YPBI," ungkap Ketua Panitia YPBI Masni Dade, S,Pd kepada wartawan Nusantaratimur.com di Aula Madrasah Aliyah Negeri Model, Jalan Batu Angus, Kelurahan Dufa-dufa, Kota Ternate Utara.

Lanjutnya, Masni hal ini tentu tali silahturahmi wajib hukumnya ditingkatkan, agar kebersamaan selalu terjaga melalui kegiatan ini, meskipun anak anak sudah keluar dari lembaga pendidikan PAUD.

"Nah kemudian untuk perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan itu seimbang. Selain itu, anak-anak selama berada di PAUD, mereka sudah memiliki dasar agama Islam. Maka tentu hal ini akan diimplementasikan dalam keluarga maupun lingkungan sosial,"ujarnya.

Kata Masni, tidak terlepas dari konteks ini, bahwa pendidikan akhlak Islam sebagai pendidikan yang penting untuk menanam nilai-nilai moral spiritual dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menumbuhkan budi pekerti, tingka laku, atau akhlak yang baik untuk masa depan anak-anak.

"Kenapa hal ini perlu?, sebab banyak perilaku menyimpang dikalangan remaja dan anak anak pada zaman globalisasi pada saat ini. Ini merupakan bukti nyata terjadinya kemerosotan akhlak, sehingga mereka tidak lagi terikat dengan petunjuk agama Islam. Dengan sandaran inilah, banyak kejahatan seperti meluasnya penyalahgunaan obat obat terlarang, pergaulan bebas, dan durhaka kepada  kedua orang tua, sehingga generasi muslim semakin menjauh dari nilai nilai Islam,"jelas Masni.

Olehnya itu, dengan adanya problem tersebut, dirinya mengajak para orang tua, supaya melihat sekolah yang berciri khas Agama, agar dapat membentuk kepribadian dan moral anak sejak dini, melalui PAUD.

"Semoga selesai dari Wisuda, para anak-anak yang sudah memperoleh dasar agama ini, menuju kejenjang SD, bahkan sampai keperguruan tinggi, supaya apa yang menjadi harapan orang tua dan pihak sekolah tercapai,”harapnya.(cul)
Komentar Anda

Berita Terkini