Bandar Narkoba Trans Sulawesi Dibekuk Satnarkoba Polres Minsel

/ Jumat, 25 Mei 2018 / 18.53
Dua tersangka SM alias Sukro dan AM alias Anto ditangkap Satnarkoba Polres Minsel, Jumat (25/5)

MINSEL-  Satuan Unit Narkoba Polres Minahasa Selatan (Minsel),  berhasil menangkap dua bandar sabu Trans Sulawesi. Pada Jumat (25/5). Keduanya, di bekuk  di dua (dua) tempat berbeda.

Supriadi Mokodongan alias Sukro (29) warga Desa Poigar III, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow. Sukro  di tangkap di desa poigar I, Kecamatan Sinong Sayang, Kabupaten Minsel saat hendak melakukan transaksi dengan anggota polisi yang menyamar.

"Sukro ini kami tangkap di desa Poigar satu, dan dari tangan tersangka tim berhasil mengamankan 7 (tujuh) paket sabu ukuran kecil yang di jual sehrga 800 ribu per paket. Dari pengakuan Sukro, dia mengaku mendapat barang tersebut dari tangan Anto Maliu (36) warga desa Ongkaw III, Kecamatan Sinong Sayang, Kabupaten Minsel," ujar Kapolres Minsel AKBP. Winardi Prabowo, S.IK saat menggelar press release di Mapolres Minsel. Jumat (25/5).
  
Dari informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Satnarkoba Polres Minsel. Alhasil, tersangka Anto Maliu berhasil ditangkap di rumahnya saat sedang tidur. Polisi kemudian mengeledah mobil tersangka, dan di dapati di sejumlah barang bukti di dalam mobil truck tersangka.

“ Kami berhasil mengamankan tiga buah pipet atau alat untuk menghisap sabu yang di simpan di speaker dalam mobil. kemudian di rumahnya tim juga berhasil menemukan paket sabu ukuran kecil sebanyak 17 paket, dan 3 paket ukuran sedang yang disembunyikan di dalam boneka beruang. Dari pengakuan tersangaka bahwa barang yang di dapati dari daerah Palu, Sulawesi Tengah, keduanya berprofesi sebagai sopir trans sulawesi," ujar Kapolres Minsel.

Hasil pengeledahan itu,  Tim Satnarkoba berhasil menyita barang bukti dengan total sabu seberat 4,3 gram.  Dan bukti lainnya  mobil truck Jenis isuzu DB 8597 BG, 1 unit  motor merek yamaha vega DB 2665 LL,  2 unit handphone jenis oppo.

"Untuk tersangka sendiri ke dua duanya di kenakan pasal 112 ayat 1, pasal 114 ayat 1, dan pasal 115 ayt 1 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman 20 thun penjara," tutupnya. (Vicky)
Komentar Anda

Berita Terkini