Banjir Bandang Hantam Warga Kelurahan Tosa

/ Kamis, 10 Mei 2018 / 14.42
BPBD Kota Tidore Kepulauan : Kegiatan simulasi penanganan korban bencana alam yang dilakukan tim gabungan, Rabu (9/5)

TIDORE – Curah hujan yang tinggi di kota Tidore Kepulauan kemarin menyebabkan banjir bandang menghantam warga masyarakat kelurahan Tosa lingkungan Surumalao Kecamtan Tidore Timur, Kota Tidore kepulauan, kemarin Rabu (9/5/2018) menelan sejumlah korban jiwa.

Peristiwa datangnya banjir begitu cepat sihingga membuat masyarakt panik dan berhamburan keluar rumah melarikan diri melintasi jalan raya untuk menyelamatkan diri mereka di tempat yang aman di salasatu bukit yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Deras aliran air yang begitu besar menyebabkan luapan air kali yang memasuki pemukiman warga sehingga merendam tiga rumah warga yang berada tepat di pinggir kali.

Amatan wartawan media ini Rabu (9/4/2018) kemarin peristiwa tersebut terjadi kurang lebih sekitar pukul 15:30 WIT, setelah mendapat laporan dari pihak kecamatan setempat. Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim memerintahkan untuk melakukan evakusi melalui tim gabungan penaggulangan bencana yang di pimpin langsung oleh kapten Asihno selaku komandan penanggulangan bencana.

Selang beberapa menit kemudian tim penanggulangan bencana bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 16:15 WIT, dan langsung menyisisr lokasi kejadian untuk mencari koraban jiwa serta mengamankan sejumlah masyarakat untuk diungsikan ke lokasi yang aman karena mengingat cuaca belum begitu bersahabat.

Berdasarkan data resmi yang di riliskan dari tim penanggulangan bencana menyebutkan terdapat 2 orang meninggal dunia dan 10 lainya mengalami luka berat serta ringan sebanyak 18 kepala keluaraga (kk) yang di evakuasi ke tempat yang aman. Korban luka-luka kemudian dilarikan ke rumah sakit umum Tidore (RSUD) dan puekesmas terdekat untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Suasana seperti itu hanyalah simulasi penanggulangan bencana banjir, yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tidore Kepulauan. sebagai penyelenggara yang bekerja sama dengan beberapa stekholder yakni  Dandim 1505 Tidore, Polres Tidore, Satpol-PP/ Damkar, kesehatan, Dishub, TAGANA (Taruna siaga Bencana) dan Basarnas provinsi Maluku Utara dan juga terlibat di dalamnya antara lain warga Kelurahan Tosa.

Simulasi ini diskenariokan dengan bunyi sirine dan tiang listrik terjadinya gempa bumi. sehingga seluruh masyarakat berhamburan keluar rumah dengan melintasi jalan raya dengan membawa anak-anak  untuk mencari tempat perlindungan.

Kejadian tersebut dikemas dalam kegiatan simulasi penanganan bencana yang di lakukan oleh Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan. Dalam kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Thamrin Fabanyo.

Usai dari kegiatan simulasi Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Tamrin Fabanyo menyampaikan selaku pemerintah daerah mengapresiasi kepada seluruh stakeholders yang terlibat dalam kegiatan simulasi ini dan kepada seluruh masyarkat Tosa yang telah terlibat dalam kegiatan ini," ujarnya.

Meskipun kegiatan tersebut berjalan lancar. namun Sekda Kota Tidore Kepulauan meminta stakeholders dan seluruh masyarakt selalu meningkatkan lagi kewaspadaan untuk mengantisipasi bencana khususnya bencana banjir.

“ Saya berharap semoga bencana-bencana seperti banjir dan bencana apapun itu tidak terjadi di Kota Tidore Kepulauan, Amin ” ujarnya menutup kegiatan simulasi tersebut.

Sementara Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan  Ikbal Jaipono mengatakan, pihaknya merasa bangga dan berterima ksih kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam kegiatan simulasi penaggulangan bencana dan lebih khusus kepada seluruh masyarkat kelurahan tosa yang antusias dan mendukung kegiatan tersebut.

“ Terima kasih banyak kepada semuanya yang sudah terlibat, mendukung kegiatan ini, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua dan masyarakt bisa mengantisipasi jika terjadi bencana. Dan tentunya kita semua berdoa agar kita semua dijauhkan dari musibah,” tutur Ikbal.

Sebelum kegiatan simulasi itu berlangsung, terlebih dahulu diawali dengan deklarasi bersama Tim di Ake sahu sebagai titik kumpul dengan pembacaan naskah deklarasi Gemasita bencana. Stakeholder yang terlibat dalam kegiatan simulasi yakni BPBD selaku penyelnggara kegiatan, TNI/Polri, Satpol-PP/Damkar, Dinas Kesehatan, Dishub, Basarnas Malut, Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan seluruh masyarakat kelurahan tosa. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini