Banjir di Desa Bere-Bere, Dinas Kesehatan Lebih Tanggap

/ Sabtu, 05 Mei 2018 / 01.26
Tim tenaga bantuan Dinkes Pulau Morotai
MOROTAI - Baru saja mendengar bencana banjir di Desa Bere-Bere, Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara (Malut). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulau Morotai lebih tanggap ke lokasi bencana banjir bandang.

Respon cepat Dinkes Kabupaten Pulau Morotai. Setelah mendapat kabar terjadinya bencana banjir tersebut, Dinkes Pulau Morotai langsaung memberangkat tenaga bantuan dari Kota Daruba menuju lokasi bencana sekira pukul 02.00 WIT dalam keadaan gelap buta disertai dengan badai angin di laut tidak membuat semangat membantu dari tenaga bantuan tidak surut demi tugas yang mulia.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pulau Morota, Anwar Hamid Heuvelman sebagai koordinator tenaga bantuan saat di konfirmasi melalui via handphone, Jumat (4/5). Dia menyatakan bersama tenaga medis dan paramedis sebanyak 15 orang berangkat dari Daruba menuju Desa Bere-Bere itu atas perintah dari Bupati Benny Laos melalui Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai.

 "Saya bersama teman-teman berangkat itu dari Daruba menuju Desa Bere-bere untuk membantu para korban banjir," tutur Anwar Hamid.

Ketua Tim Gerakan Cepat (TGC) Dinkes Pulau Morotai, Erick Lambatir menambahkan, Dinas Kesehatan adalah salah satu tenaga bantuan pertama yang lebih awal datang di tempat bencana banjir untuk membantu masyarakat yang tergenang setinggi 1,5 meter akibat hujan lebat dini hari.

"Setelah sampai dilokasi bencana, tim Dinkes bergerak cepat membantu masyarakat yang rumahnya tergenang banjir. Seluruh rumah tergenang air selama kurang lebih empat jam," beber Erick.

Insiden banjir yang melanda Desa Bere-Bere tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir bandang itu. hanya terdapat satu anak kecil yang hampir tenggelam kerena lupa dibawah lari oleh keluarganya. (YSM)
Komentar Anda

Berita Terkini