|
Menu Close Menu

Bawaslu Malut Gelar Sidang Lanjutan Laporan Pelanggaran Administrasi King Faisal

Jumat, 18 Mei 2018 | Mei 18, 2018
Sidang Lanjutan laporan pelanggaran administrasi

TERNATE- Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Maluku Utara mengelar sidang lanjutan dengan agenda  mendengarkan keterangan saksi kedua pihak  atas  laporan pelanggaran administrasi pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dengan pelapor DR. King Faisal Suleman dan terlapor komisi pemilihan umum (KPU) Maluku Utara yang di gelar di ruang Gakkumdu kantor Bawaslu Malut. Jumat (18/5/2018)

Ketua Bawaslu malut Muksin Amrin menyampaikan sidang yang di gelar tadi baik pelapor maupun terlapor menghadirkan saksi sekaligus Bawaslu melakukan pemeriksaan pemisahan bukti surat.

"karena berbeda dengan penyelesaian sengketa, penanganan pelangaran administrasi ini  yang dinilai adalah prosedur dan tata cara". Jelas muksin

sehingga selama satu hari tadi kami melakukan koreksi apakah prosedur dan tata cara yang di lakukan oleh Komisi pemilihan umum sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 14 tahun 2018 dan itu yang kita periksa.

"terkait Tata cara penyampaiannya, tata cara penelitian jumlah minimal dukungan dan tata cara pengembalian berkas". Jelasnya

Muksin menjelaskan objek yang di permasalahkan adalah ketidak ketelitian oleh KPU sehingga merugikan palapor dengan kehilangan 31 dukungan.

"sehingga pelapor tidak memenuhi syarat pencalonan anggota DPD RI hal ini yang di periksa oleh bawaslu terkait secara prosedur yang dilakukan oleh KPU sudah sesuai atau tidak". Bebernya

Sehingga nanti keterangan yang di sampaikan oleh para pihak baik saksi pelapor maupun saksi terlapor maupun keterangan pihak pelapor dan keterangan pihak terlapor.

"Maka Bawaslu akan kombinasikan dengan peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2018 dan undang-undang nomor 10 tahun 2016 apakah sudah berkesesuaian dengan mekanisme yang dilakukan oleh KPU atau tidak". Ungkapnya

Muksin memjelaskan nantinya Hari senin akan ada sidang lanjutan dengan agenda kesimpulan para pihak dan kedua pihak akan menyampaikan konklusinya (kesimpulan) selanjutnya nanti akan di agendakan putusan setelah kesimpulan.

"diperkirakan sekitar hari rabu atau hari kamis kita sudah mengambil keputusan terhadap dugaan pelangaran administrasi". Tutup Muksin (RN)
Bagikan:

Komentar